BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS

16 December 2008

BIARKANLAH BINTANG MENARI ……

[Media Puisi - Cerpen Pilihan ]Hari ini 31 Desember 2004 pukul 00.00 WIB … dengan di iringin Alunan Musik Kitaro , musik favoritku musik jalanan musik yang menggambarkan sebuah perjalanan manusia dari awal sampai akhir hayat…

“janganlah mengeluh karena peristiwa di malam yang kelam , tak satupun peristiwa di dunia itu akan kekal abadi ….dan jadikanlah dirimu lalai lalai yang tabah menghadapi segala cobaan dan usahaknalah dirimu punya pekerti yang pemaaf dan memenuhi janji….’”


Aku dan diantara bayang bayang keluarga

Aku dilahirkan di Kota semarang 17 maret 1979 , di rumah sakit Bhayangkari semarang , dari 8 bersaudara dan aku anak yang paling terakhir kakakku yang pertama bernama SISWANTO , Dia adalah general Manager PT.KORINDO di Kalimantan tengah (pangkalanbun) Istrinya ARBANI , seorang anak pengusahaa Kapal dari Kumai kalteng , kehidupan kakakkku yang pertama tergolong sangat mapan , Rumah , Tanah , Asuransi dan gaji sebagai manager perusahaan Asing sangatlah besar , Sehingga pantaslah sebenarnya jika aku harus bergantung dengannya . Mereka di karuania 2 orang Putri yang pertama bernama Dewi Siswanti , tahun 2003 kemarin masuk fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta , sebenarnya impian keponakanku itu sangat tidak muluk muluk Ia hanya Ingin sekali menjadi orang yang berguna dengan menjadi seorang Dokter , sedangkan adiknya sampai saat ini masih keals 3 SMU di Kota Pangkalanbun , Kab Kotawaringin Barat , Kalimantan tengah. Kehidupan yang sudah mapan.
kakakku yang kedua SUGIYANTO , Dulu ia pernah ikut kakakku yang pertama tetapi selalu tidak pernah Akur karena perbedaan prinsip antara Istri kakakku , kakakku yang pertama dan ia sendiri , maksud hati kakakku yang pertama baik dia ingin kakakkku Sugiyanto menjadi orang dengan mensekolahkan sampai perguruan tinggi , namun tidak pernah dilaksanakan , kegemarannya dengan musik dan lukisan membuat ia turun kejalan dan bekerja sesuai dengan kehendaknya ,Dengan Masadah Di karunianya 2 orang anak laki laki dan perempuan , ia tergolong terlambat menikahh karena usia 30 tahun baru menikah , karena tidak memiliki ijazah formil membuat ia kesulitan mencari pekerjaan , namun pengaruh istrinya sebagai anak Kepala KUA Kota Kendal membuat dan menghantar ia bekerja di PT.KAI Kendal , sungguh tragis seorang laki laki harus tergantung seorang perempuan , di atur kehidupannya , diatur kerjaanya dan diatur segalanya tanpa bisa memberikan kontribusi yang maksimal untuk kebebasan untuk berekpresi Mungkin juga dari kakaku ini Jiwa pejuang jiwa pemberontak muncul aku masih ingat bagaimana seorang kakaku memberikan petuah yang sampai saat ini aku pegang teguh “ jika ingin hidup sukse kamu harus memperhatikan 3 hal yang akan membuat kamu jatuh. Harta, Tahta , Wanita “ janganlah karena harta kamu hidup dan jangan pula kamu naik karena tahta namun jangan pula kamu mati karena wanita ….

Kakakku yang ketiga SULISTIYONO , ia tergolong sangat nelongso karena masa kecil – remaja di habiskan di kursi roda karena penyakit flu tulang hingga akhirnya kakakku yang pertama membawa ke Kalimantan tengah untuk di obati oleh orang dayak saudara jauh Mbak Arbani istri kakakku yang pertama ia menghabiskan sekolah SMP di pangkalanbun Kotawaringin Barat kalteng , dan SMU di kota Pati dimana kita di besarkan , kakakku yang satu ini tergolong lemah segalanya baik dari pikiran , daya pikir , dan kepandaian , Menikah di usia 36 Tahun dengan SUNARTI yang terpaut 15 tahun lebih muda di karunia 1 orang anak yang masih berusia 4 tahun . Kehidupan kakakkku ini Tergolong sangat miskin karena kakakku hanya seorang juru parkir di sebuah Toko Swalayan di kota pati dan sembari juga jualan Koran . kehidupan keluarganya benar benar mengusik Jiwaku untuk memberontak kepada keadaan , lagi lagi aku harus melihat kakaku harus kalah segalanya dari Pihak wanita , di jelek jelkin karena keluarga pekerjaan dan segala permasalahannnya , dari yang tidak bisa mencari pekrjaan tetap sampai ke masalah ikut mertua dll .Untunglah istrinya tidak sejelek Mertuanya , masih ada kesetiaan seorang Istri , seorang ibu meskipun keadaan benar benar sangat menghimpit.

Kakakku yang keempat bernama SRI SUPRIYANTINI , masa SMUnya di habiskan di Kota pati , kakakku ini masuk dan sekolah bersama kakakku yang ketiga , tidak banyak yang aku ambil Hikmah dari dia karena sampai saat ini begitu hancur hatiku lihat perlakuannya padaku , Suaminya DWI HUTANTO Pegawai Negeri Sipil dari Departemen kehakiman dan hak asasi manusia , Ia pindahaan dari depsos yang dibubarkan oleh Abdurahman Wahid Presiden RI sehingga keluarga kakaku ini lebih memilih Kota pati karena dekat dengan keluarga semua termasuk keluarga Mas dwi yang di Blora dan keluargaku di Pati Kehidupan yang mapan telah di lalui oleh kakakku ini , tapi apalah daya dia seorang perempuan yang harus taat kepada suaminya , suaminya yang keras membuat dia harus sabar dan mengalah , aku bisa bilang sukses karena tergolong yang mapan Punya Rumah di bilangina perumahan Winong Perumahaan elite di kota pati , Mobil dan tabungan hari tua yang terjamin untuk anak anaknya , di karuniai 2 orang putra dan putri yang masih keci kecil (SD SD ) sehingga dialah kakakku tersukses no 2 setelah kakakku no 1

Kakakku No 5 bernama HERI SUPRAYITNO ,Masa SMU di habiskan di kota pati , Dia dalah kakak terpandai yang pernah aku milki sekaligus kakak yang amat aku benci karena kelicikkannya . Suah tradisi dari Ayahku hanya bisa menyekolahkan sampai jenjang SMU saja ,setelah itu terserah mau ngapain tidak ada urusannya dengan ayahku begitulah petuah ayahku kepada kami semua , kita semua menyadari kemampuan ayahku sampai seberapa termasuk kakakku ini , dia kuliah dari jalur PMDK (Penelusuran Minat Dan Bakat Kelulusan) dan di terima di universitas Padjajaran Bandung , namun beasiswa yang di terimanya hanya sampai 4 semester sehingga setelah itu ia harus biaya sendiri , oleh karena itu ia bekerja part time di Centrin braga bandung sebagai Programer Komputer. Masa kuliah di lalui dengan sangat Excelent dan membuat PT.CENTRIN menarik kakakku untuk kerja di sana sebagai Ass supervisor , tetapi saying sekali , setelah sekian lama kerja di centrin dia harus meninggalkan Karier yang di bangunnya karena urusan yang sepele namun sangat menentukan , yaitu urusan Wanita , aku sebagai laki laki sangat Hormat , dan respek untuk dia karena ia begitu di kagumi wanita karena kepandaiannya , ketampanannya , sama dengan mantan pacar kakaku yang asli bandung hanya berhasil memperdayanya dengan buaian cinta , asmara , karena ketika Centrin terkena Krisis dan Imbas nya PHK semuanya ter PHK termasuk kakaku , tetapi kakaku dapat lahan usaha lainnya di bidang Elektronik , namun tidak pernah di bicarakan dengan pacarnya orang bandung tersebut , sehingga ketika Di PHK terputus juga hubungan asmara , sungguh tragis karena pacarnya hanya mau melihat jabatan dan pekerjaan , kedudukan dan hartanya , ketika itu semua mulai terancam dengan cepat dan pasti berpindah haluan , menyerang balik kakaku , siapa di dunia ini yang tidak ingin mapan di hormati dan tentu terjamin hidupnya? Wanita mana yang tidak ingin hal itu ? begitulah ucapan kakaku yang satu ini ke aku , siapapun laki hebat dan pandai sekalipun jika sudah terkena badai seperti dia aku yakin tidak akan kuat menahan betapa Hancurnya sisi kehidupan laki lakinya, ternyata wanita yang di cintainya menghargai dari sisi harta dan kekayaan , pangkat dan kedudukan tidak mau melihat kesusahan , dan penderitaan yang dialami karena PHK perusahaan tersebut , kini Dia telah bangkit lagi dan memulai hidup dengan Usaha yang tergolong sukses , aku tidak menyangka kakakku Ipar adalah orang yang tidak pernah aku kenal , karena mereka pacaran 5 kemudian menikah , sungguh Tragis ternyata pilihan kakakku salah , dia lebih banyak tertekan karena sifat istrinya yang enggak mau ngalah ,mogolan , dan mudah tersinggung dengan orang lain , untunglah kakakkku orangnya sabar , Sungguh tragis kakakku yang amat aku hormati dan aku sayangi harus menjadi orang yang amat aku benci dan aku musuhi karena Sekali lagi bukan dari dia tetapi bayang bayang kebesaran istrinya yang membuat dia tega melakukan pemutusan hubungan keluarag dengan aku….Apalah arti kesuksesan jika di hatimu tidak ada adik seperti aku…..memang dia adalah kakakku tersukses no 3 setelah no 1 dan no 4 .. di karunia 2 orang putra .

Kakaku yang No 6 Bernama Agung Supriyanto , mengabiskan masa SMU di Kota pati , dan mengikuti jejak kakaku yang no 5 sekolah sambil kerja , hampir bisa dikatakan masa sulit pernah aku alami bersama dengan dia , namun satu sifat yang membuat aku tidak menyukainya karena sifat pelit baqilnya yang membuat aku berani melawannya , Sebagai Seorang karyawan Perusahaan di Kota Demak , dia adalah kesayanggan Boss PT.SURYA RENGGO CONTAINER , jl. Semarang – Demak Km 12 ,istrinya 6 tahun di bawahnya , Nasib kakakku yang ini pun tidak jauh beda dengan kakakkku yang lainnya , Sangat di kuasai oleh sang Istrinya , Rumah warisan dari mertua , tanah dan lain lainya karena dia menikah dengan anak terakhir dari keluarga “sedikit Berada” , Aku ingat ketika masa pacaran dan masa mau menikah bantuan terbesarku adalah ikut dalam penyokongan dana perkawinan , hampir semuanya aku Bantu tanpa terkecuali , uang , tenaga , dan fasilitas , aku anggap aku membantu kakakku sehingga Impas budi yang selama ini yang di tanamkan ke aku istrinya jelas jauh dibawah ku _+ terpaut 4 tahunan dengan aku , SUNAYAH begitulah orang memanggilnya dan di karunia oleh Allah satu putri dan satu putra yang masih balita , sayang nasibnya sama dengan kakak kakakku yang lainnya , Di hadapan Keluarga Sang istri selalu terkalahkan , banyak hal yang aku pelajari dari Rumah tangga kakakku ini , ternyata Sebuah perkawinan tidak hanya cukup dengan Modal Cinta tetapi ada yang lebih menentukannya , yaitu kehormatan , harga diri , dan juga jabatan serta pekerjaan , pernah sewaktu ketika aku menanyakan kepada Iparku ini mengenai laki laki , dari sini aku mulai mengerti bahwa alasan dia mau menikah tidak cukup dengan uang saja , tidak cukup dengan cinta dan kasih sayang namun Fondasi perekonomian harus benar benar Kuat, karena tiang dari keluarga adalah Ekonomi , selain itu pekerjaan sang suami harus jelas dan juga terpandang sehingga di tengah keluarga nama dan juga martabatnya dapat di banggakan , karena itulah wajar jika seorang wanita mendambakan seorang laki laki yang mantap dalam segalanya ….. Sebuah pelajaran real bagiku bahwasanya menghadapi wanita harus benar benar Pandai dan selektif , mungkin demikian pesan kakakku kepadaku….

Kakakku yang no 7 bernama SRI PUDJININGSIH , Masa SMU nya dihabiskan di kota pati , aku dan kakakku yang satu ini tidak jauh beda terpautnya , aku kelas 1 SMK kakakkku kelas 3 SMU , sehingga kita dibesarkan dalam masa remaja yang hampir bersamaan , sebagai seorang wanita kakakku tidak banyak punya impian layaknya bintang di langit yang menari nari , selepas SMU kakaku lebih banyak di habiskan masanya di Bandung ikut kakakku no 5 dengan bekerja di PT.PRIMARINDO , Milik tantri Abeng yang memproduksi Sepatu REBOOK khusus Eropa , untung kakakku bisa disini karena kakakku no 5 cukup punya Koneksi di sini , Aku masih ingat betul bagaimana Perjuanggannya untuk menyekolahkan aku , membiayai aku , dana aku masih ingat juga bagaimana Kisah cintanya yang berliku liku , memang Dari dialah aku lebih tahu wanita dan sejuta keinginan keinginanya , karena aku belajar dari dia apa sih wanita itu dan bagaimana wanita itu ? karena terpautnya usia kita tidak jauh beda maka aku bisa menjadi teman , sekaligus tempat bertukar pikiran , Sebelum menikah dengan kakak iparku SUYADI , mereka menjalin asmara 4 tahun dengan 1000 macam godaan cobaan dan juga ketidak setujuan di pihak keluargaku terutama Ayahku , Ini pulalah yang membuat aku jadi Pemberontak sejati ke ayahku , ke kakakkku no 5 , Menilik perjalanan Hidup kakak iparku banyak yang aku pelajari , dia semenjak usia 9 tahun sudah merantau di bandung karena berselisih paham dengan ayahnya yang di Kebumen , gombong . berkelana ikut bibinya di patal Cipadung bandung , dari pekerjaan satu ke pekerjaan lainnya dari pekerjaan lainnya ke gelandangan dll , sungguh sebuah perjalanan yang ternyata menginpirasi aku bahwa hidup itu tidak sebatas ini dan itu , hidup adalah bagai air yang mengalir kemana alirannya ikuti dan jangan melawannya .

Penolakkan penolakkan di pihak keluargaku terus dan terus terjadi di mulai dari Ayahku , yang kwatir kakakku tidak terjamin nantinya karena pekerjaan nya yang tidak menentu , kakakku no 5 malah lebih sadis lagi , tidak di perkenankan untuk berjumpa atau main ke Rumahnya , sehingga pacaran sembunyi sembunyi, kakakku 6 ikut campur dengan mempengaruhi kakakku untuk memutuskannya , Apa mereka tidak pernah berfikir seandainya mereka seperti Mas yadi ? apa mereka pikir mas yadi mau jadi orang hilang tidak jelas statusnya ? siapapun di dunia ini tidak ingin hal itu terjadi , makanya yang bisa memahami adalah aku , tugasku untuk mengingatkan kakak kakkaku semuanya. Pernah suatu kali aku dan dia jalan barang dan terucap dari hati lubuk yang paling dalam , sebenarnya dia tidak ingin seperti ini , keadaanlah yang membuat segalanya berubah keadaan pula yang membuat dia mengenal betapa kerasnya Dunia jalanan dan dia ingin membangun sebuah rumah tangga yang sakinah dengan kakakku dengan cara apapun , Aku bisa merasakan betapa terkucilnya dia ditengah keluargaku karena aku tahu Sifat keras ayahku tidak bisa di taklukkan begitu saja. Di tengah Keluarga akulah Aktor sekaligus Tokoh Utama yang bernani menantang seluruh kakakku karena kau berkata berdasarkan “HATI NURANI” seandainya tidak ada aku tidak ada perkawinan yang akan di laksanakan , karena dalam rapat keluarga yang di hadiri seluruh kakak kakaku aku berani menantang seandainya dia dia para kakak kakak jadi di posisi SUYADI , yang mencintai seorang gadis dan ingin menikah lantaran sebuah pekerjaan yang tidak jelas dan sebuah identitas yang enggak jelas pula apa yang para kakak kakakku lakukan ? saat ini mereka bisa bicara A,B ,C D dan seterusnya tetapi Lupa , Rejeki , Jodoh dan mati di tangan Tuhan , biarkanlah Mereka bersatu dalam ikatan suci perkawinan karena hanya perkawinan yang dilandasi cintalah yang bisa membuat semuanya langgeng , jangan menghina pekerjaan seseorang karena aku yakin siapapun seseorang itu tidak ingin seperti itu , keadaan lah yang membuat dia seperti itu , namun ketika itu aku Tanya kakakku apakah sudah mantap dengan Suyadi yang tidak jelas identitas dan Pekerjaan yang tidak tetap , apakah kakak yakin akan bahagia ? sungguh di luar dugaanku jawabannya , sungguh baru kali ini aku melihat seorang kakakku yang dewasa dalam berfikir , lebih baik aku mengikuti arus cinta itu kemana hendak bermuara sehingga akan bersatu , Urusan kebahagiaan bukan di pekerjaan atau di Ekonomi , kebahagiaan adalah manakala hati merasa tentram , dan tidak gelisah dan yang membuat aku tentram adalah menikah dengan orang yang bernama suyadi , sungguh pengakuan yang sangat tulus , namun tetap aku perjuangkan sehingga untuk memantapkan aku berani untuk membantu segala biaya perkawinan dari pihak laki laki dan perempuan asal mereka bisa hidup bahagia … Kini mereka di karunia 1 orag putra yang saat aku tinggalkan 5 tahun lalu dan sampai saat ini aku belum pernah berjumpa dan menimangnya …. Dari kakakku inilah aku semakin paham Wanita dan pernak perniknya , … Sampai kapanpun jasa besarnya terhadapku tidak akan aku lupa bahwa aku bisa seperti ini karena kakakku ini…..

latar belakang ayahku yang seorang Pegawai negeri sipil di Lingkungan (PNS) di Departmen Keuangan yang punya jabatan paling rendah golongan IIIB , ayahku hanya lulusan SR ketika masuk di Departemen keuangan , Ayahku Anak no 1 dari keluarga Selo Sumarjan , seorang Petinggi Lurah di Desa Lasem Kab rembang , Ayahku memiliki saudara kandung 2 dan suaudara tiri 14 , sebagai anak pertama aku tahu betul dari cerita ayahku betapa keras perjuangannya menapaki hidup ini , dari jualan Bunga kembang untuk membayar uang dan buku buku , jarak sekolah dari rumah _+ 60 km karena harus sekolah di kota rembang.

Ibuku yang bernama Lengkap Raden Ayu Soewartini di lahirkan di Kota Karawang , bekasi , latar belakang ayah dari ibuku adalah Polisi yang selalu berpindah pindah dari satu tempat ketempat lainnya karena tugas Negara , kakekku di besarkan di lingkungan Keraton Surakarta karena masih ada hubungan kerabat dekat dengan Pangeran Puger III , adik tiri Mangkunegoro II, yang Mbalelo karena tidak taat dengan aturan Keraton sehingga di Buang di desa Godong purwodadi , dari kakekku lah darah pemberontak lahir, Ibuku pernah bercerita bahwa demi menerima Tugas sebagai polisi kakek rela meninggalkan Jumenangan Keraton yang di sandangnya , karena memang Jiwa Patrionasionalis nya tinggi . Orang dilihat dari apa yang dilakukannya bukan apa pekerjaan dan apa jabatannya , karena Setiap pekrjaan ada Tanggung jawab masing masing.. demikian ajaran yang selalu ke keluarga ibuku….

Masa kecilku aku habiskan di Kota klaten karena ayah dan ibuku masih ikut kakek , namun ketika kakek harus pindah tugas ke Kalimantan tengah seluruh keluarga di boyong ikut , kecuali ayah dan Ibuku karena ayahku tetap bekerja di Departemen keuangan di Kota semarang.

Masa Kecil ku aku habiskan di Kota semarang , Kota dimana saat ini menjadi tumpuhan hidupku , kota dimana aku harus berjuang menggapai Bintang yang kian meredup.

Ketika usia 8 tahun ayah ku di pindah tugaskan di kota pati , utaranya kota Kudus , di kota kecil inilah masa remaja aku habiskan , masa yang penuh kenakalan , masa yang penuh dengan sebuah romantika dan masa yang penuh dengan kehancuran…..

Sekolah dasar aku habiskan di SD Patilor 01 kab pati , yah aku masih ingat , ketika itu pendaftaran sekolah dasar aku hampir tidak bisa masuk karena aku tidak dari TK , aku di Test tidak tahu bacaan di test tidak tahu nyanyian karena aku terlambat masuk sekolahnya sehingga Kepala Sekolah angkat tangan , namun sekali lagi Tuhan maha adil ada kenalan ibuku yang kenal kepala sekolah itu yang memohon agar aku bisa di terima , syukurlah akhirnya aku di terima tetapi dengan segudang persyaratan Administrasi terutama Akte dan surat lahir yang dharus disesuaikan karena usia 8 thn sangat Tua sekali untuk kelas 1 , maka Ibuku pun setuju asal aku bisa sekolah . sungguh inilah perjalan panjangku yang menyesakkan .

Awal kelas 1 aku benar benar tidak bisa mengikuti karena semuanya nampak baru , teman teman meledekin aku karena hasil ulanganku pasti bernilai 1 2 kadang paling bagus 5 , tetapi ibuku tak patah semangat aku terus di pacunya untuk belajar , tetapi aku hampir nyerah karena memang segalanya nampak baru. Aku tidak pernah dapat rangking selalu paling bontot.

Meskipun segoblok apapun aku guruku masih memberikan kesempatan aku naik sekolah dengan pikiran semoga aku bisa memacu belajarku dengan sungguh sungguh. Kesempatan itu tidak aku sia-siakan aku jawab tantangan mereka dengan kesungguhan belajar , akhirnya dari yang tidak bisa membaca menjadi bisa dari yang tidak mampu menjadi mampu dan dari yang tidak biasa menjadi biasa ,

Puncak dari semuanya adalah Ketika aku di Kelas 5 dan 6 aku kategori anak yang suka dengan Puisi dan prosa akhirnya aku di ikutkan lomba PORSENI SD sekab pati , sungguh irama puisi membuat langgkahku menajdi nyata itulah kunci puisi , karena puisi timbul dari hati bukan dari pikiran..hampir seluruh kegiatan Extra aku ikuti , Dari Pramuka , Beladiri dan juga Dokter Kecil aku ikuti semunya membuahkan hasil yaitu kemandirian.

Dalam Sejarah keluargaku Aku anak yang paling bandel yang konon kepandaiannya tidak terukur , belum ada yang bisa mencapai Nilai EBTANAS 45.13 dengan nilai matematika 9.10 dan itu masih aku kenang sampai sekarang. Tidak ada hadiah tidak ada ucapan selamat atau tidak ada ucapan sukses dll. Mereka para kakak kakaku menganggap aku kebetulan .

Tahun 1992 aku ikuti jejak kakaku no 7 masuk SMP 5 dan masuk kelas favorit 1A , disini aku benar benar di tantang untuk belajar Extra karena ternyata di sini kumpulan orang orang Hebat dari seluruh Sekolah SD se kabupaten pati , awal pelajaran aku sangat giat tetapi di petenggahan aku mulai kewalahan karena seluruh extra hampir aku ikuti , dari pramuka dan beladiri aku ikuti , dari Sepakbola dampai Basket aku ambil tetapi malah semakin Turun nilaiku , yah mungkin hokum alam ada yang menonjol salah satu ada yang turun salah satu , Mungkin jika aku ingat ketika aku di kelas 1A ini aku ketawa sendiri betapa nakalnya aku dari bolos sekolah sampai dengan uang SPP yang tidak terbayarkan untuk hal hal yang tidak masuk di akal , kayak main game .dll.

Ternyata ketika kenaikan kelas 1 ke kelas II , aku naik tetapi terlempar dari kelas Favorit , ke kelas menengah lagi , Second Class , tetapi anehnya nih ini membuat aku terpacu dengan sendirinya untuk menyaingin mereka para peghuni kelas favorit , Motivasiku hanya satu yaitu ingin di hargai sebagai sesame Murid bahwa kita sama , kita bisa dan kita setara , tak jarang kalau Class meeting pasti berantem dengan kelas Favorite aku koordinir semua teman teman second class , Pesan yang aku tonjolkan adalah “kita sama kita bisa dan Kita berusahaa “ tak heran aku meskipun tergolong nakal namun aku tahu diri bagaimana menghormati semua guru dan orang , Ingat ketika Pemilihan Ketua OSIS yang jadi Calon Budi Setiawan dari Second Class dan calon satunya Agus Susanto dari kelas favourite , banyak hal aku lakukan supaya Second class/kelas buangan ini harus menang ,sehingga membuat para guru heran, marah dan juga jengkel yang di jagokan justru tak berdaya , sampai sampai mata pelajaran Sejarah yang di ampu DRS.Surpriyanto , yang jadi pembina OSIS aku tak berdaya karena selalu di persalahkan atau banyak caralah yang membuat Nilaiku jatuh beneran.

Satu pelajaran Tak akan mempengaruhi Nilaiku , aku tetap dapat ranking 3 sekelas , kalini di Tingkat III aku duduk di Class buangan lagi , karena Pembina OSIS itu ternyata guru wali Kelas IIIA Kelas favourite , namun aku cukup berbesar hati , Dari sini aku mulai Sadar sangat sadar sekali dimana aku harus mengurangi seluruh kegiataan Extra Kurikuler dan terfokus dengan jam tambahan lainnya , banyak hal yang aku alami di kelas 3 ini aku lebih banyak mencari siapa aku dan kenapa dengan aku ? di kelas tiga inilah Awal Cinta Monyet dimulai , memang masih ada rasa malu malu karena rasa takut , aku Merasa aneh dan salah tingkah dengan sosok bernama MURGIWATI , teman sekelas dan teman sebangku aku masiih ingat bagaimana ketika ketika pertengahan kelas III aku ikut Tur wisata ke Jakarta - bandung , aku dapat jatah kursi dekat dan bersebelahan dengan Murgiwati , orang nya kecil mungil namun sangat sangat membuat aku salah tingkah , Mungkin benar aku saja yang sok GR , tetapi dugaanku benar , ternyata dia tidak merasakan apa pun terhadapku , wah bener bener kecewa plus juga malunya minta ampun , mau ketemu aja rasanya sulit karena habis ditolak kayak apa rasanya , namun yang membuat aku heran adalah ini membuat daya juang ku untuk belajar dan membuktikan diriku semakin kuat siapa aku ini ? tidak sia sia , aku pun dapat menduduki Rangking 7 perolehan Ebtanas murni se SMP ku dengan Nilai 42,13 dengan mata pelajaran 7 dan yang tertinggi IPA 8. dan terendah matematika 5, 98 .

Lulus SMP 1995 aku Bingung mau kemana karena aku tidak punya tujuan pasti mau ambil SMU atau SMK kejuruan Teknik , karena mempertimbangkan Saran dari ayahku akhirnya aku masuk ke SMK Kejuruan teknik swasta di Kota ku SMK TUNAS HARAPAN PATI , jika aku tidak di ingatkan temanku Alm Ismiyanto mengenai pentingnya sekolah kejuruan mungkin aku sudah tidak akan melanjutkan sekolah karena aku tidak di terima di negeri dan pendafatarn di tutup 2 hari setelah itu.

Tapi Bersamaan dengan itu juga Ayahku pensiun , sehingga semua Fasilitas dari Negara yang di berikan termasuk rumah dinas harus di kembalikan , dengan bekal uang pesangon senilai 15 Juta ayahku beli Rumah Munggil di Pinggir kota pati tepatnya Desa Sidokerto RT 01 RW 02 , Gubug yang sangat kecil itu dihuni Aku ibuku dan kakakku no 7 karena yang belum berkeluarg waktu itu tanggal kami berdua , Karena seringnya bocor ayahku merenovasi rumah tua tersebut dengan meminjam bank senilai 15 juta dengan jaminan Sertifikat rumah tersebut. Bayangkan uang pensiun ayahku hanya tersisa 120 Ribu hanya cukup untuk makan saja , oleh karena itu aku mencari uang tambahan dengan jadi Juru parkir Di depan Rumah makan Sate dekat alun alun kota pati , bergantian dengan kakakku nomer 3 Sulistiyono , yang punya usaha kan dia sehingga ketika Pulang sekolah jam 2 aku langgsung kesana ganti baju parkir dan menjaga Koran milik kakakku , sungguh tidak ada rasa malu sama sekali karena aku memang butuh uang untuk bayar SPP yang setiap Bulan terlambat dan uang saku ku sendiri , aku bekerja dari jam 2- 6 sore , lepas itu aku pulang , kegiataan rutinku setiap hari adalah Sekolah jam 07.00 – 14.00 , setelah itu ketempat kerja sampai pukul 6 sore , kegiatan Extra yang masih aku ikuti adalah Beladiri yang sudah pada Tingkat Degrre 3 sabuk Hitam , taekwondo dan Pramuka setiap jumat dan Minggu di Satuan karya Bhayangkara Polres pati , dari sinilah aku membentuk sifat tegas , disiplin , dan juga “samin” Tidak pernah terfikirkan oleh ku bisa menjadi orang nomer satu di Tinggkat Kwartir cabang daerah pati dan menjadi Instruktur muda Satuan Karya Bhayangkara yang membawahi 5 wilayah Kartie ranting tayu , Juana , jakenan dan Pati kota .
Tapi Implikasi dari itu adalah menurunnya Nilai Nilai pelajaranku karena seringnya Ijin keluar sekolah ijin tidak masuk dll , dan yang lebih Tragis lagi aku terlempar dari Kelas Favorite , ke kelas paling rendahan , sungguh pukulan berat bagiku , karena semakin berat meninggalkan Extra semakin berat pula mengejar pelajaran ku , aku harus memilih 1 di antara 2 pilihan tersulit , Pada kelas II SMK ini aku yang ambil teknik Mesin ini aku terpilih mengikuti PERTIKARA NASIONAL TINGKAT II di Karang Kates malang , calon dari jawa tengah dari kota pati hanya aku , Gila padahal aku waktu itu harus ikut ujian kenaikan kelas , Sekolahanku sangat ketat kalau ada muridnya yang ikut pelajaran Extra dan tambahan , Obsesiku hanya Satu yaitu merubah anak anak yang suka kegiataan tidak sebodoh pikiran para guru guru , oleh karena aku ikut kegiatan pertikara tersebut , kesempatan Langka untuk bertemu Wapres dan Kapolri dan menteri Kabinet pembangunan V , karena yang merekomendasika aku langsung dari menteri Pendidikan Prof Fuad hasan .

Ternyata kegiatan itu tidak sampai disitu Puncak kegiatan Extra Kulikuer yang lain yang membuat aku Bisa Membanggakan di hadapan guru guruku adalah PRAMUKA GARUDA , yaitu Tingkatan tertinggi Pramuka Seindonesia yang pelantikannya di lakukan di Istana Negara oleh presiden Soeharto , aku masih ingat dari Jawa tengah hanya 3 Orang , Aku Suharso dan Sigit , aku dan suharso dari pati sigit dari Muntilan magelang . Kami berhak ikut Jambore Internasioanl di Canada mewakili Indonesia , sungguh luar biasa di luar Kehendakku , Untung dan untung Sekali Kala itu aku bisa mengimbangi pelajaranku di tingkat II , sehingga tidak memalukan dengan Prestasi seabrek di luar sekolah .

8 hari aku melanglang ke Vancouver bersama 18 anak lainnya , 21 – 28 september 1996 , pengalaman pertama keluar negeri , mimpi apa aku bisa ke luar negeri gratis bertemu para teman teman pramuka dunia lainnya .

Di tingkat III aku mulai menghentikan seluruh kegiatan Extra dan terfokus ke pelajaran sekolah tidak sia sia , dari Cawu 1-3 aku rangking 1 terus tidak ada nilai 6 semuanya kenderungan naik , meskipun Nilai Ebtanasku jelek namun aku masih Bisa puas karena Apa yang aku lakukan telah membuahakan Hasil meskipun tidak sebaik yang aku perkirakan.

KULIAH , AKU DAN DIANTARA PACARKU ................

Bila aku disuruh menceritakan kisah ini aku sebenarnya paling tidak senang karena akan membuat Luka yang sudah lama aku kubur terkuak kembali , Luka yang sudah lama sembuh akan terbuka lagi, tetapi demi sebuah Kebenaran Demi sebuah Pengakuan dan Demi sebuah Kejujuran akan aku Tulis siapa siapa yang penah Singgah di hatiku dan siapa siapa yang pernah meninggalkanku….

Kisah Ini berawal di mulai dari ketika aku masuk ke Satuan Karya bhayangkara Polres pati, ketika itu aku di tunjuk jadi orang Nomer 1 di jajaran Instruktur muda , bisa di bayangkan betapa aku di hormati oleh Teman teman , adik adik Yuniorku , aku masih ingat dengan jelas ketika pendaftaran saka bhayangkara di mulai setiap sekolah di harapkan mengirimkan duta/wakilnya , tak terkecuali sekolahku juga , di Sekolahku akulah Otak kegiatan dan sebagai tangan kananku adalah DADANG HESTI EKO YULIYANYO , dan sebagai mataku adalah RUDIYANTO , kami terkenal dengan Sebutan tiga serangkai yang kompak dan tidak terpisahkan dari sejak kelas 1-II tetapi kelas tiganya kami berbeda. Sehingga perekutan di sana aku kerjakan bersama sama dengan teman teman ini .

NINIK DEBARIYANI PAYAM lahir 8 April 1982 ,

Pada Awalnya aku bersikap Diem dan acuh tak acuh karena aku menjaga Imej sebagai Orang nomer 1 di Lingkungan Saka Bhayangkara Polres pati, aku jujur tidak pernah menggubris wanita , karena yang ada di benakku adalah mengemban Tugas sebaik baiknya dan amanat itu harus di laksanakan . namun pada Suatu hari ketika di adakan Apel dan parade bersama aku harus memimpin 200 pasukan Pramuka dan mengajarkan baris berbaris kepada calon calon pengibar bendera , aku mulai Sadar akan sosok yang bener bener Cool , Diem tidak banyak ngomong tetapi anggun jika di lihat , ada sesuatu yang lain yang nampak di hatiku ketika aku melihatnya , tetapi aku cepat cepat Kubur perasaan itu , mungkin hanya sebuah Emosi sesaat atau mungkin juga hanya kebetulan saja , namun semakin lama semakin aku tidak bisa melupakannya , Hati ini mulai terusik , kucoba terus untuk selidiki ternyata aku mulai tahu dimana Sekolahnya , dimana rumahnya dan jelas namanya , Karena keterusikan itulah aku mulai Menyelidiki dia , melalui teman ku yang sekolah di SMK 1 atau dulu terkenal dengan SMEA aku mulai Tanya Tanya dia bagiamana latar belakangnya dan lain lain. Akhirnya berhasil aku dapatkan alamat rumahnya ternyata dia Jauh nun dipinggir kota pati tepatnya Gunung Wungkal 20 Km dari kota pati .

Usaha pendekatan kelihataanya Mulai menemui hambatan karena terjadi ketimpangan karena NINIK baru saja di tolak cintanya oleh kakak seniornya Mas iswadi , sungguh binggung juga harus memulai dari mana aku mulai apakah aku harus kubur seumur hidup kesempatan untuk ngomong Cinta ke dia ? ada banyak pertimbangan yang aku lakukan kenapa aku tidak mudah mengatakan Cinta ketika , pertama adalah apakah bisa menerima aku seperti ini apa adanya ? kedua aku adalah orang Nomer satu di Lingkungan Intsruktur muda apakah bisa berskiap biasa tanpa pembedaan ketika aku harus memimpinnya ? ketiga aku tidak selamanya bisa menemani pulang sekolah karena aku harus bekerja paruh waktu menjadi Juru parkir lagian apa dia kira kira mau lihat aku seperti itu ? keempat aku malu dengan ayah dan Ibuku belum bisa cari uang dengan benar sudah pacaran , entahlah aku ketika itu bingung harus bicara atau tidak untunglah Nur Handayani , teman sekaligus orang yang di anggap kakak olehnya menasehatiku , jika kamu ingin mengerti apa itu cinta maka katakanlah meskipun apapun hasilnya , toh cinta tidak perlu menunggu hasil ini baik atau buruk , dengan pertimbangan yang masak aku coba beranikan diri untuk Ngomong , Aku adalah tipe laki laki yang tidak pandai mengatakan cinta , tetapi aku laki laki yang bisa mengerti apa itu cinta , Dan aku masih Ingat di lantai Dua SMK 1 pati yang tak jauh dari rumahku , aku ungkapkan kata kata Cinta Kata Sakral yang benar benar aku jaga untuk tidak mudah mengatakannya , Ketika aku ungapkan itu perasaaanku Lega serasa habis ujian berat malah melebih ujian Kelas , Nampak Ninik diem mendengar kata kataku , entah apa yang di pikirkannya tetapi dengan sepontanitas aku mengatakan kedia jika dia tidak menjawab iya atau tidak aku akan Loncat dari atas tanda aku serius , entah kenapa tiba tiba aku berani dari mana datangnya keberanian itu ? sampai saat ini pun aku tidak paham kenapa aku bisa mengatakan hal itu dulu? Ketika aku sudah akan terjun Ninik kelihatan Sadar dari lamunannya dan memengang tanganku lalu meanrikku Turun , seraya dia mengatakan ke aku bahwa dia bersedia menjadi kekasihnya ,dan pertama kali itulah Sebuah Ciuman mendarat di keningku olenya , wah bener bener dag dig dug karena seumur hidup aku belum pernah merasakan seperti itu , kemudian ia memelukku seraya mengatakan Cintai seutuhnya dan sayangi aku seterusnya , pahami diriku maka aku akan memahamimu begitu ucapnya kea ku serasa air mata memasahinya , sungguh aku tidak tahu perasaanku Senang , berbunga bunga , dan lain lain serta ada seuntai janji yang aku Ucapkan kedia , Aku berjanji Bukan lantaran aku mencintaimu , Kamulah Wanita pertama yang mampu mengetarkan Jiwaku , maka Jikalau Tuhan menghendaki hubungan ini biarlah berjalan seperti apa adanya dan jika Tuhan tidak berkehendak maka kamulah Impian yang pernah aku capai dan mungkin sulit mencapai impian seperti itu..

Semenjak itu hari hariku di isi dengan nama Ninik , tiada hari tanpa Ninik Pulang sekolah aku sempatkan sebentar untuk nunggu nya di depan sekolah dengan Sepeda Onthelku , dan setelah bertemu aku antar dia ke Kost nya terus aku lanjutkan rutinitasku jadi Juru Parkir.

4 bulan pertama kami saling mengisi , saling berbagi dan saling memberi masukan , dari keluarga masing masing , saya perkenalkan dia ke Ibuku , tanggapan Ibu postif tetapi aku belum berani ngomong sama ayahku karena aku tahu sifat ayahku sangat keras . pasti aku akan di larang pacaran .

Dan aku pun di kenalkan oleh nya ke Ibu bapaknya , Ternyata aku baru tahu kalau Ninik adalah anak pertama dari 3 bersaudara (Galih dan Alina ) adik adiknya , aku cepat akrab dengan adik dan ibunya tetapi aku jarang melihat ayahnya , aku baru tahu ketika di membuka lembaran Hitam tentang ayahnya yang selingkuh dan memiliki istri kedua , sebagai anak pertama dia mengeluh hampir tidak mengenal siapa ayahnya? Karena dating dan pergi , Sebagai anak pertama aku paham Sikap kerasnya karena dia adalah barometer keluarganya , tulang punggung keluarga nya. Sosok yang benar benar tak pernah aku bayangkan , dibalik sikap manjanya tersimpan sikap keras karena kondisi yang di hadapi nya adalah Kondisi keluarga , Kondisi dimana Dia merasa tidak kenal siapa ayahnya , kondisi dimana dia merasa tidak penah mengenal ayahnya secara utuh dan kondisi dimana dia merasa tidak siap menajdi tumpuan adik adiknya , Banyak tantangan dan cobaan yang aku hadapi bersamanya , dari ayahnya yang kelihatannya tidak mensetujui aku dari hadirnya orang ketiga yaitu mantan orang yang di cintainya mas iswadi dan di perparah lagi dengan Aku yang kurang memperhatikannya karena Di akhir jabatanku aku sibuk dengan semua laporan dan semua pertanggungjawabannku padanya .

Suatu Ketika dia menanyakan Kelanjutan Hubungan ini, aku sudah paham tetapi sebelumnya aku ajak dia ke rutinitas ku sehari hari biar tahu betapa Kontradiktifnya aku ketika memimpin sebuah lembaga kepramukaan begitu wibawa tetapi ketika di rutinitas aku hanyalah seorang Juru parkir part time . Betaap Dia terkejut melihat Aku dengan Rutinitas ku sehari hari dai tidak menyangka kekasihnya seperti itu , dan aku bertanya kedia , apakah ini yang kamu sebut tidak perhatian ? sedangkan aku sibuk dengan Persiapan persiapan untuk biaya Ebtanas , SPP dan lain lain ? kalau itu kamu sebut aku tidak perhatian lantas kenapa selama ini aku meluangkan waktu sabtu-minggu jauh jauh aku main ke tempatmu ? karena hanya waktu sabtu dengan minggulah aku hanya bisa meluangkan waktu bersama di tempatmu bertukar fikiran saling mengisi dan memberi masukan .

Semenjak kejadin itu kami sedikit renggang Hubungan tidak selancar terdahulu , namun aku tetap berusaha untuk bersikap sabar , aku koreksi semuanya apakah aku yang salah? Ataukah dia yang tidak paham akan Profesiku atau memang dai sudah tidak menginginkan hubungan ini ? aku tetap berbaik sangka , Akhirnya ketika segalanya beres baik Ebtanas dan semua tanggung jawabku dilemabaga kepramukaan aku Dapat Panggilan PMDK di 3 perguruan Tinggi yaitu , PLOTEKNIK UNDIP , IKIP SEMARANG dan STIP/PLAP Jakarta , ketiganya menerima aku dengan non ujian karena dulu aku pernah mendaftar melalui system PMDK pada kelas III awal , sehingga di lihat dari nilai rapornya dari cawu 1-3 tidak ada penurunan , Syukurlah Allhamdullilah aku berhasil juga mengikuti jejak Kakakku yang no 5 untuk sekolah tanpa biaya Orang Tua , Sebuah pilihan yang tepat tentunya , Akhirnya aku jatuhkan Pilihan ke STIP Jakarta karena dilihat dari brosurnya ternyata sangat menjanjikan karena dibawah Departemen perhubungan , terus bagaimana dengan NINIK ? apakah Dia akan Setuju ?

Akhirnya aku ketemu dengan dia membahas kesempatan ini semua , dari hubungan yang semakin renggang sampai apa yang kita inginkan masing masing .Sebagai NINIK dia paham apa yang menjadi Karier tetapi sebagai AKu nya NINIK maka dia tidak rela , akhirnya kita mencapai kata sepakat untuk jalna masing masing jika sutau hari kelak Tuhan mempertemukan Kita bearti Kita akan bertemu dangan cara yang di inginkan Tuhan tersebut . tepat 3 hari setelah Itu semua berkemas dan meninggalkan kota pati dan memulai Kehidupa Metropolitan kota dimana menajdi Ibukotanya Indonesia , pada april 1998 aku mulai Perkulihaan dengan system Semi Militer , 6 bulan pertama dimulai dengan latsar Kemiliteran , Syukur Gemblengan dari pramuka dan beladiri telah banyak membantuku sehingga aku tidak syok dan pilihanku masuk kesini tidak salah.

Aku bisa menjadi Komandan Taruna Resimen XXI Hang Tuah Jakarta sehingga aku lebih banyak mengambil perkulihaan regular sehingga aku berharap cepat selesai karena aku tidak ingin berlama lama karena beasiswaku hanya sampai semester 6 saja itu tandanya tahun 3 aku harus lulus atau tidak sama sekali . Tetapi aku tidak bisa melupakan sosok NINIK sosok yanh telah mengajarkan filosofi Hidup , sosok yang benar benar membuat aku tertarik seumur hidup , Andai aku bisa membalikkan waktu pasti aku akan kembali dimana aku akan menebus kesalahan kesalahaanku , Aku tidak paham apa yang di inginkannya aku tidak paham apa yang di benaknya . tetapi Setiap Ulang tahunnya aku pasti Pulang menyempatkan Diri mampir memberikan kado dan ucapan selamat , 2 periode ulang tahun aku dating dan membuat dia penasaran apa mauku , sehingga aku tahu signal signal kelihataannya ada perubahan , sehingga aku mulai berusaha mendakatinya kembali , tetapi entah kenapa usahaku seperti menembus dinding yang terjal , tetapi aku tidak pantang menyerah , Kali ini sainganku ngak main main mas iswadi , saat ini sudah jadi Polisi , cita cita yang selalu di impikan NINIK , tetapi aku pasrahkan semuanya kepada Allah , perjuangan ini entah akan berakhr sampai kapan , Semua orang akan mengira aku akan mendapatkan dirinya tetapi Keliru , ada sesuatu yang tidak di mengerti mereka bahwa aku lebih menghormati sebuah janji , Suatu ketika aku Tanya kedia Jika memang kamu cinta aku lantas apa yang membuat kamu Mundur dari aku ? aku sudah berusaha untuk merubah semua yang kamu inginkan , aku sudah berusaha untuk menjadi bagian hidupmu , tetapi mengapa kamu tidak mau mengakui jika masih ada setetes Cinta walau hanya satu detik untuk ku ? hal apakah hingga kamu lebih mengecilkan peranku ?

Dengan Suara tangisan itulah aku baru tahu bahwa kenapa dia tak kuasa untuk melanjutkan Hubungan ini , karena dia sudah terlanjur Setuju menikah dengan Mas Is ketika aku vakum ketika aku mencampakkan nya ketika aku sibuk dengan perkuliahaan regulerku , ketika aku berjuang merubah aku yang Juru parkir menjadi yang lebih baik , hanya kebisuan yang aku terima karena kau tak punya jawaban apa apa lagi dengan sikap itu , sebagai laki laki aku berusaha menjadi pelupa yang berusaha tabah dengan cobaan dan punyapekerti yang pemaaf , yah aku paham betapa hancur hatinya mas is jika aku merebutnya , aku lelaki dia pun lelaki .
Sakit hati ? yah tetapi tidak untuk merebut tidak untuk berbuat konyol kali ini ujian terhebat , karena Cinta pertamaku berakhir dengan Penyesalaan dan Kedukaan , Di sisi karier ada jalan terang di sisi Cinta bintangku telah meredup…..

Dan mereka pun melangsungkan pernikahaan di tahun itu juga , karena aku di undang dengan sangat berat aku harus hadir itulahpermintaan terakhir NINIK , Langkah yang berat namun Tidak akan hilang dengan Sikap kerdilku , Aku berusahaa tunjukkan sikap Kesatriaku di balik puing puing Kehancuranku , ketika aku pamitan aku salami Mas Is , bahkan dia memberikan waktu untuk aku berbicara berdua dengan NINIK , Sungguh orang yang sangat pengertian , lebih dewasa dari pada aku ,lebih mapan , lebih mantap dan juga berwibawa , aku seolah olah tidak ada artinya , Aku berbicara 4 mata dengan NINIK hanya Satu kata yang aku ingin dengar dari dia , sebuah pengakuan untuk terakhir kali meskipun tidak merubah segala yang telah terjadi yaitu tidak kah ada Ruang hati nya untuk namaku ? untuk terakhir kali aku Tanya , kali ini dia bener tidakbisa menjawab dan hanya tetesan air mata yang aku lihat , Please jawab apa tidak ada kata Cinta yang terucap di hatiku ? walau hanya untuk satu detik ? ketika dia terpaku terlalu lama aku pun mulai bosan dan ingin pamitan , baiklah mungkin sebuah misteri yang aku terima , tak apa apa aku pamit . semoga kalian bahagia ketika aku hendak pergi dia kemudian mecegahku dan sebuah ciuman mendarat di mulutku lalu ia memelukku , Jika aku tidak bisa menjadi kekasihmu bukan lantaran kautidak cinta , Boleh Tubuh ini milik mas is namun hati dan Jiwaku tidak akan mati dengan Munculnya Dirimu di hatiku ,.. demikian terakhir yang aku dengar dari NINIK. , Betapa ku bisa lunglai tak berdaya menhadapi sebuah kenyataan Cinta yang selama ini aku idam idamkan menjadi sebuah Impian ternyata hanya sebuah Mimpi yang tak terwujud….

Semenjak itu dan sampai aku menulis ini aku tidak tahu lagi bagaimana kah nasibnya bagaimana dirinya dan dimana dirinya , aku benar benar ingin melupakan masa lalu ku dengan NINIK , sampai kapanpun sulit mendapatkan orang seperti NINIk , tangguh , keras kemauan , lembut keibuan , anggun , Pengertian ,bisa beradaptasi dan mampu mengambil hati orang , senyumnya yang mebuat aku ingat dan tetap bisa hidup , Seolah dia ada di dekatku….Semua Salahku Nik jika aku tidak pergi semuanya pasti akan baik baik saja , Disaat kamu butuh aku untuk bercerita mengenai Ayahmu yang Punyaistri muda lagi , dan coba memahami sisi dalam keluargamu pasti kondisinya berbeda , tapi apalah dayaku Nik aku hanya manusia , punya banyak keterbatasan punya banyak kekurangan , aku rindu dengan belaianmu dan aku rindu dengan kelembutanmu kesabaranmu mengahadapi sikap anak kecilku ….. Semoga Tuhan mendengar Doaku engkau bahagia bersama dengan suamimu …….

AWAL KEJATUHANKU

Setelah Menamatkan di STIP Jakarta dengan Strata ATT II ( Ahli Teknik Tingkat II dengan IPK 3.70 , aku mulai di tarik di perusahaan Besar di Singapore JO TANKER aku dikontrak selama 1 tahun dengan bayaran $SIN 3.000 atau setara dengan 6.000 x IDR 5.700atau sama dengan 34 Juta Rupiah perbulan bayaran yang tidak sedikit sekali , aku kumpulkan uang tersebut dan aku ambil Program Up dating Ijasah Translater jarak jauh dengan mengunakan sarana internet , akhirnya pilihanku jatuh pada Oslo Marine High School of Institute Norwegia dengan lama 1 semester sehingga kini aku starta II Murni dengan Nilai Indek prestasi Komulatif 3.55 .

SETAHUN tepatnya september 2001 aku balik ke Indonesia setelah Puas dengan perjalanan Keliling Dunia mengarungi samudera membelah lautan yang sangat luas seantero dunia , Bisa di bayangkan rute yang aku tempuh Singapore – Vietnam – Osaka- Los Anggles – Sao Paulo – Mancheter – Rotterdam . aku lalui dengan rutinitas setiap 2 bulan sekali , libur 2-4 minggu aku gunakan untuk Up dating ijasah ujian Starta II di Oslo Marine High Schoool of Institute sehingga boleh di bilang Free University beneran. Aku lalui dengan sabar dan pelan pelan semoga aku bisa melupakan kisah ku dengan Ninik , NINIk orang yang amat aku lupakan orang yang sangat mempengaruhi Hidupku dengan Prinsip prinsipnya .

Hampir pasti jika perjalanan yang aku lalui pasti singgah 3-4 hari untuk isi bahan bakar dan bekal bekal yang lain . Aku bisa mengenal Colosium roma , Menara Efiel , Bendungan lepas pantai di Groning Belanda , laut es di Norwegia , Gereja dan masjid Di spanyol , Tarian samba dan Tonggkat Maghelan del canno pelaut handal dari Portugis di tanjung pengaharapan Brasil , Pecahan dan Musiem Amerigo Vespuci di Chile dan banyak lagi sehingga membuat Kasanah pengetahuanku semakin kuat , ditambah lagi seringnya turun di Perpustakaan Kuno di Rotterdam yang memuat buku buku puisi dunia , seperti Sheakpear , Julius ceasar , Voltaire , Jalaudin Ruwi , dan yang membuat aku terkesan dan hampir membuat aku bener bener terinspirasi adalah karya kahlil Gibran yang berjudul :”Batas cakrawala” ,Manakala Biduk mengarungi Samudera maka tahukah engkau sesungguhnya Biduk itu adalah ibarat manusia yang yang berusaha menyelami hati manusia sendiri, belajarlah dari laut yang kamu seberangi , Laut adalah tempat berkumpulnya semua penjuru mata angin dari seluruh dunia , Laut adalah tempat berkumpulnya awan angina dan air yang mengalir , dialah tempat terkahir mengalirnya Air sebelum berinteraksi dengan awan dan angin , Laut adalah tempat kehidupan Ikan dan binatang yang sangat tergantung dengan Airnya sumber Kehidupan Insani , Laut adalah tempat Mengais rejeki Kaum nelayan yang menjaring dengan jalanya, Laut Bisa tenang damai dengan celoteh burung burung camar yang ingin mencari mangsa ikan ikan kerambu , namun tahukah manakala Ketenangan laut tersebut bisa terusik dengan gelombang dan hempasan Badai yang mengerikan , kapal manapun yang Tersohor akan kandas dan karam dengan hempasan gelombang itu , Sekokoh barier rief ( karang penghalang) akan pecah dengan hempasan gelombang itu , Laut Diam tetapi Menghayutkan , ibarat laut hati manusia lebih dalam , tahukan mengukur sonar dapat mengukur dasar laut , tetapi mengukur hati manusia….(Kahlil Gibran )

Aku benar benar belajar banyak dari lirik kahlil Gibran , bahwa hati manusia lebih dalam dari pada lautan , terlebih Hati wanita lebih dalam dari lautan itu sendiri , sungguh benar benar inspirasi bagus, tidak ada pengukur hati wanita yang tepat karena kadang bisa berubah sewaktu waktu………

Mungkin pengalaman pengalam itu lah yang membuat aku sadar bahwa Biarkanlah dunia mengalir seperti apa adanya…….Biarkanlah Sang Qodho menetapkan Irodatnya , dan Biarkanlah Hati ini Mengalami ujian Ujian Sendiri sehingga akan Lebih Tahu makna Hidup dan kehidupan .

FASE PERALIHAN

Di tahun 2001 itulah aku Pulang pati , Memulai hidup baru aku bisa beli Rumah di perumahan Winong , Mobil Suzuki Baleno , dan memulai Usaha , dan yang menjadi pilihanku adalah Jasa dan Perdagangan , Untuk sesaat semua kakakku Memandang berbeda aku merka menganggap aku mulai Nampak sukses , mungkin hukum alam juga dimana ada gula ada semut semua mulai menggagumi mulai melirik aku sebagai alternative jawabannya , 3 bulan pertama aku jalani dengan baik Kawan kawanku yang di Singapore masih sering Menghubungi Seperti ISMAIL ISMALIDI , GATOT , Syahrir ( Olim) dan teman teman yang lain .

Dan aku mulai menampakkan hasil yang bagus , Aku mulai bisa ikut andill bagian dalam pengaturan keluarga , karena semuanya tergantung dengan uang ku , pemberontakkan yang tidak sia sia , kakakku tidak berkutik ketika melawan aku karena ketika berbicara modal akulah rajanya , kakaku no 7 yang Suport aku sampai aku bisa berhasil aku Bantu , dalam pesta perkawinannya aku Bantu dengan mati matian supaya bias mewujudkan kehidupan yang di inginkan bersama kekasih hatinya.

4 bulan pertama usahaku di Bidang pengiriman Tenaga Kerja Khusus pelaut ke luar negeri berjalan lancar karena tidak ada kendala , Yang sudah pernah merasakan melanglang buana ke Luar negeri adalah temanku waktu SD Deni dan keponakannya Mas Totok , mereka bias membawa diri selama bekerja di atas kapal , Oleh karena itu Hati ku mulai di liputi rasa untuk terus maju , selangkah kemudian aku Mencoba masuk ke tempat aku Sekolah dulu di SMK Tunas harapan pati , dimana Aku coba untuk menawarkan sebuah peluang kerja ke Luar negeri berdasarkan Koneksi ku di Surabaya Capt.Firman Syarali karena sudah berulang kali sukses bersama aku , kali ini yang aku rekrut 25 Orang adik adik latingku semua , setelah di uruskan semuanya olehku Dari Seaman Book , sampai Medichal test akhirnya mereka berangkat ,setiap orang di kenai Biaya 5 Juta , tetapi diluar dugaanku inilah malapetaka Terbesar dalam Hidupku , karena dari hasil coba coba malah sebuah bencana yang aku Tuai , Capt Firman tidak bertanggung jawab terhadap apa yang telah di lakukannya , seharusnya Adik adikku sudah bias naik kekapal dengan harga 5 juta tetapi justru diminta uang tambahan 5 juta lagi , sungguh yang tak terkiraankan sebelumnya tak terpikirkan pula , aku kerjasama dengan Capt Firman karena dia senior ku yang benar benar aku hormati ternyata berbalik menikamku , Sebagai Pelaksana aku menandatangani seluruh Kwitansi adik adikku .

Benar ternyata Aku kena Tipu Uang yang harusnya di serakakan ke Imigrasi 4.700.000 kini di bawa lari semua , kalau seperti ini siapa yang hendak bertanggung Jawab? Tentulah aku sebagai Orang yang telah manandatangani seluruh Documentnya , aku harus mengembalikan uang 25 x 10 juta , lebih kurang 300 Juta aku harus mengganti seluruh uang yang di bawa Lari , betapa Syok aku mendapatkan sebuah Cobaan tersebut , berkas di Limpahkan ke pengadilan dan aku kalah meskipun tidak di temukan Unsur kesengajaan yang aku gunakan aku tetap di kenakan penggantian karena itu seluruh Harta yang bergerak dan tidak bergerak aku Jual dari rumah , dan perabotannya , Mobil , motor , dan ternyata masih Kurang , Kini aku benar benar terancam sebuah bencana , Sungguh kenapa aku mudah percaya dengan orang sperti itu pikirku , Semuanya masih Kurang akhirnya aku di siding Oleh Keluarga karena kasus tersebut telah menyebar kemana mana , Keluargaku kena terror sana sini karena hal yang aku lakukan , seolah olah aku pihak yang terdakwa , padahal aku sendiri tidak menggunakan Uang tersebut , aku sudah lacak kemana Larinya Capt. Firman juga tidak ada , aku cari di Jakarta juga tidak di ketahui , pikirku yah sudahlah Buat apa aku kejar bearti itu bukan rejekiku bukan miliku , namun kini aku harus menanggung segala yang aku pebuat , Ibuku Syok dan pingsan pingsan terus karena aku lah anak kesayangan yang selalu menjadi Tumpuan terakhirnya , ketika masalah mengimpitnya .

Di gelarlah Sidang keluarga , seluruh kakak ku di Undang dan untuk menghakimi aku , karena benar aku tidak punya apa apa lagi hanya tersisa baju yang aku pakai ini . kakakku yang pertama tidak banyak Komentar tetapi Istrinya dengan lantang menyuarakan aku harus di serahkan ke Pengadilan jika tidak mampu bayar Hutangnya , kakakku Kedua Lebih banyak Diem karena memang dia kakakku yang selalu di belakangku tetapi dengan kasus ku ini dia juga diam saja . kakakku Ketiga juga diem saja karena tidak kuasa akan Bantu dengan apa , kesempatanku hanya ke kakakkku 4 , 5 , 6 Aku sampai meminta sujud di kakinya Memohon di Bantu , anggaplah aku Hutang kepada mereka , yang aku tidak habis pikir mereka memang sudah lama benci dengan sikapku yang suka menentang keinginan mereka , menentang apa kehendak mereka dll , Yang lebih menyakitkan aku adalah Pukulan dan Tamparan Mereka masih membekas di Pipiku seolah lupa aku adalah Adiknya , hal itulah yang membuat ibuku syok dan di larikan di Rumah sakit RAA SOEWONDO pati , betapa aku menangis hancur sekali rasamya terkucilkan di tengah keluarga seperti tidak ada habis habisnya mereka menelanjangi sikapku, hanya kakakku Pujiningsih lah yang masih mau menghibur aku , dia rela mengorbankan segalanya untukku tetapi aku tahu betul kehidupan mereka sudah sangat susah kenapa Harus membantu aku ?

Ketika ibu Siuman dan sadar selama 3 hari , ibu ingin berbicara denganku empat mata ,maka dalam pembicaraan itulah aku di beri sebuah nasehat yang sampai saat ini aku jalani , Sebagai Seorang Ibu beliau Adalah Dewa bagi Hidupku , Sebagai Ibu dia laksana matahari yang menyinariku ,Ibu menanyakan apakah aku melakukan yang di tuduhkan oleh mereka mereka ? dengan kalem aku menyesal tidak melakukannya tetapi aku telah kena Tipu , hanya saja aku tidak ada bukti kontrak dengan Capt Firman , terus ibu menanyakan bagaimana kalau Rumah ibu di Jual saja untuk menutupi Hutangmu , aku jawab tidak biarlah aku menanggung segala yang aku perbuat , percayalah Tuhan maha Adil , Ibu kemudian bercerita sikap ayahku yang sudah tidak mengganggap aku sebagai anak lagi karena Sikapku memalukan keluarga sehingga namanya tercemar di Desa , sebagai ketua RT ayahku sangat malu memiliki anak seperti aku , maka dengan Emosinya dia memarahi aku habis habisan ditambah kakakkku lain main tangan sungguh aku tidak tahan lagi sebagai Pihak yang di persalahkan , dan ketika semuanya membahas aku , tanpa di sadari oleh mereka aku pamitan ke ibu , dan satu kata yang Tidak akan pernah aku Lupakan , Sebagai Seorang Ibu apakah ibu yakin aku melakukan itu ? anggukkan kepala jika iya jika tidak gelenglah kepala jangan lah diriku di tangisi karena aku tidak patut di tangisi , berikan aku Restu yang cukup akan aku arungi Hidup ini seperti aku belum mengenal apa itu harta benda kesuksesan dll., Syukurlah Ibuku menganggukkan kepala , dan janji terakhir yang aku ucapkan adalah Jika aku tidak kembali bearti aku sudah tiada jika aku kembali maka akan aku tebus semua kesalahan itu dengan menganti rumah ibu dan seluruh isinya , tanpa itu aku tidak akan pernah kembali kepangkuan ibuku , aku tak kuasa menahan air mata , sungguh aku tidak mengerti kenapa ini semua terjadi padaku…. Sebuah kehancuran yang nyata di hadapanku yah sebuah janji yang harus aku tebus dengan mahalnya , aku harus bisa mengembalikan uang 300 juta dan rumah ibu yang telah di sita olah pihak bank sebagai jaminan.
Begitulah Tuhan dengan sekejap memberikan kenikmatan Dunia dengan sekejap pula Tuhan menghilangkan semuanya tidak ada manusia di dunia ini yang mampu merubah ketetapan dari Tuhan , Perasaan Hancur , lebur , sakit hati , Nelongso , dan tentu depresi . seolah dunia telah berakhir di hadapanku .

GELANDANGAN

Kota tempat tujuanku adalah Semarang karena aku sedikit punya impian di kota ini , namun sayang sekali aku tidak punya teman atau kerabat yang dekat sekali dengan ku , aku benar benar benar seperti orang Hilang , aku masih ingat tahun 2001 akhir aku meninggalkan rumah dengan bekal uang 100.000 yang tersisa di kantong ku , Masjid Baiturahman tempat aku mandi dan tidur di terasnya karena aku tidak tahu harus kemana lagi uang hanya 100.000 , sambil merenung kenapa ini semua terjadi kepadaku .
Memang bejat moralku , di saat senang aku lupa akan Tuhan tetapi di saat aku susah aku ingat Tuhan , Hamba macam apa aku ini ? yang tidak bisa bersyukur atas cobaan yang aku alami , kenapa harus berontak ? akhirnya aku menemukan cara bertahan hidup di persaingan keras ini yaitu dengan Jualan Koran , uang yang aku punya adalah 100.000 aku belikan Koran 50.000 ribu sisanya aku simpan untuk bekal besok harinya , pagi setelah shubuh aku ambil di agen Koran Johar aku jual di Perempatan jl.Pemuda , kadang laku kadang tidak , yah begitulah orang jualan , tidak henti aku terus menjajakan Koran , untunglah pengurus masjid sangat baik dengan ku aku diperbolehkan tidur di kamarnya karena dia harus pulang ke Rumah Istrinya , kesempatan itu aku gunakan untuk memperdalam agama Islam.

Hampir 5 bulan aku menjajakan Koran dari rumah ke rumah dari jalan ke jalan , Hingga suatu ketika aku jualan Koran di jl. Blimbing raya no 32 , penghuninya ramah sekali aku diajaknya ke dalam di beri minum , dan di berinya makan , ibu separo baya berkacamata ini membeli Koran Suara merdeka ku , karena sudah siang ( kalau tidak salah ingat waktu itu Tiba Sholat Dzuhur , maka aku pamitan untuk pergi kemasjid untuk menuaikan kewajibanku ) , Hampir setiap hari aku disuruhnya kesana untuk mengantarkan Koran , Ternyata lama kelamaan aku tahu dia bernama DRA.KISTI HARTOMI , SH , Dosen Tata Negara AKPOL semarang , hingga suatu ketika aku ngobrol dengan dia dan menawarkan untuk tinggal di rumahnya bersih bersih dan juga menjaga kucing kucing kesayangannya , tahukah bahwa aku benar benar di hadapakan keadaan sebelum aku sukses yaitu menjadi pesuruh , tetapi aku tidak pernah patah semangat aku terus jalani biarlah yang lalu biar berlalu dan yang sekarang tetap sekarang …. Aku yang dulu adalah aku yang Bodoh , kini aku ingin mengubur masa laluku dengan menerima pekerjaan ini .

Ternyata Suami Bulik Kisti adalah mantan Gubernur Kalimantan selatan H.Sudirman Periode 1998 , yang memiliki Tambang Batubara di Banjar Masin PT.Indocoal Tiga Buana , hampir setiap minggu oom Dirman berada di semarang.

Dan Mereka di karunia seorang Putri yang sekolah di negeri Kincir angin , yang sampai saat ini ( aku tulis Surat ini ) masih kuliah di sana , SEKAR SUKMA INDRAWATI , 4 tahun di bawahku ( 09 july 1983 ) .

Lama lama mereka mulai akrab dengan aku , yang membuat aku hormat pada mereka Adalah tidak pernah menanyakan asal muasalku dari mana , siapa kamu dan tinggal dimana , Cuma mereka menanyakan asal dari mana , dan Lulusan apa , karena aku sudah berjanji untuk tidak mengungkapkan jati diriku maka aku tetap bilang ayah dan ibuku di pati , karena Bulik kisti ternyata orang Kudus , dan aku hanya tamatan lulusanSMU saja tidak lebih tidak kurang karena Jujur saja aku ketempat itu tidak membawa sepersen pun uang atau identitas yang aku bawa adalah kepercayaan dan juga kita sama sama Hamba Allah . mereka telah menganggap aku kerabat , bayangkan orang seperti aku masih di percaya menjadi kerabat ? apa tidak salah itu ? pikirku pada diriku terlalu berlebihan karena kau takut sekali tidak sperti yangdi harapkan .

Hampir setiap pagi aku mencuci mobil Bulik Kisti , aku sadar diri kok siapa aku , aku tak ubahnya pembantu yang di anggap kerabat , asal tahu saja asal usul itu maka tidak banyak yang aku harapkan , biarklah kehidupan ini mengalir seperti air yang terus mengalir ke lautan luas.

Hingga suatu ketika aku di tawari oleh oom dirman untuk ikut ke Kalimantan mengerjakan tambang batubara , sesuatu yang baru tetapi banyak tantangannya , seijin dari bulik kisti aku ikut ke sana belajar lagi mengenai geology pertambangan batubara dan transhipment batubara . Jujur Kalimantan adalah tempat yang paling sepi karena di kelilingin Hutan tetapi adalah tempat yang sangat strategis.

Pada waktu itu akulah gelandangan yang telah beroda siang malam memohon belas kasihan Illahi semoga Di cukupkan Cobaan untuk ku , dan di tambahkan Nikmat untukku , entah karena terjepit atau apa Tuhan mengabulkan doa doaku tersebut kini aku benar benar New Man ( manusia baru ) yang sudah meninggalkan masa lalu dengan banyak sekali luka di hati dari Luka karena wanita sampai Luka karena Keluarga kini aku ingin hidup di cintai dan mencintai selayaknya aku manusia seutuhnya.

SEKAR SUKMA INDRAWATI ( 09 July 1983 )

Kepulangan Sekar ke Indonesia benar benar membuat semuanya berubah , jujur aku tidak pungkiri dialah Wanita ke dua yang membuat Hati ini bergetar , matanya yang biru , rambutnya yang panjang , wajahnya yang ayu dan manis alami , sosok yang keibuan dan anggun, bisa di bayangkan sebagai manusia biasa aku sangat tertarik dengan seluruh yang dia miliki , dari ujung rambut sampai ujung kaki. Tidak ada yang kurang sama sekali .
Suatu hari perintah untuk menjemputnya di bandara A.Yani Semarang mengharuskan aku ke sana memacu Mobil Bulik Kisti , layaknya Supir aku pacu dengan kehati hatian , disana Sosok wanita cantik ini telah menanti dengan tas di tenteng , Bener bener Wanita cantik .
Aku benar benar tidak bisa mengungkapkan semua itu , Dialah Dream, of Girls , bulik Kisti memperkenalkan aku sebagai Kerabat .

Jujur sekar adalah wanita yang Supel dan sangat sederhana , tidak banyak yang dia tuntut kecuali sebuah Kejujuran , gaya Eropa telah mengilhami dia untuk terbuka dalam segala hal , dari sifat supel nya lah aku mulai bisa enjoy dan tertarik olehnya .
Sayang Sekali , Meskipun Tersimpan kata cinta untuknya tidak akan pernah aku ucapkan karena dia adalah anak Dari orang yang sudah aku anggap tante / bulik dari gelandangan di angkat menjadi orang , dari orang di jadikan kerabat sungguh kehormatan bagiku , Seharusnya aku menjaganya bukan merayu atau menjadikannya Pacar karena aku tahu diri dan tahu posisi siapa aku ini ? lagian aku masih belum lupa janji aku ke ibuku , untuk hal itu semua aku rela meninggalkan apa yang aku punya di keluargaku , demi sebuah penebusan Dosa… aku harus berjuang keras mengembalikan reputasi orang tuaku dari tekanan masayarakat dan tekan kakak kakakku ,…….


Sudah hampir 4 tahun aku tidak pernah komunikasi dengan Keluargaku , entah bagiamana Kondisinya , bagaimana Nasib kasusku , terus kakak kakakku yang lain sepertinya lenyap di telan Bumi .

Dalam hal gaya boleh mengikuti arus tetapi dalam hal Prinsip aku akan berdiri kokoh sekuat batu karang ,

Seiring dengan itu aku berusaha beridiri sendiri dan lepas dari ikatan Bulik kisti dengan alas an ingin mencoba berusahaa , maka dengan bekal apa adanya aku berusahaa Mendirikan perusahaan dengan SULISTIO BUDI SANTOSO dan base perdagangan kita tetap batubara , shipping forwarder , Kontraktor dan Jasa perdangana Umum dengan nama PT.Prima Indo Coal yang kantornya dulu Ruko Sriwijaya Lt II di Jl.Sriwijaya , semarang .

Ternyata Usaha sendiri pun belum mampu menggangkat perusahaan akhirnya bangkrut Karena terlalu banyak menanggung Operasional.
Dengan sisa sisa kejayaan yang aku miliki mencoba tetap bertahan di jalur bisnis dengan tidak mengandalakan perusahaan tetapi perorangan dulu , Hingga ada seorang pengusahaan dari purwokerto yang bernama HERI SAYOGA dari CV . BIMA SAKTI yang membutuhkan suntikan dana untuk usahanya , kebetulan aku kenal dengan Lembaga Donatur itu dari Surabaya , melalui HERU SUCOKRO aku masukan berkas pak heri ke PT,NASAI RAYA JATIM PUTRA SEMBADA yang kantornya di Gedung Graha Pangeran .

Di Sinilah aku Ketemu dengan Ir.SUGIYANTO DEA , Konsultan CV.Dwi Jaya Abadi . yang juga membutuhkan Suntikkan dana segaruntuk pembelian pabrik Es.

Kami cepat Akrab , dan bisa saling mengisi itu terjadi pada tahun 2002 akhir , Pengalamanku di Trading memang memukau semua Orang , Masih muda , pandai beradaptasi , lincah , Dimplomat handal , Tegas namun kadang kadang tergesa gesa, demikian penilaian pak Giyanto ke aku.

Akhirnya kita berenam ( Ir.Sugiyanto ,DEA , Muhammad Irfan , SE ,Agus Kurniawan , H.Koestor , dan Mas Tono Sepakat untuk mendirikan Perusahaan yang bernama PT.DWIJAYA ABADI INTERNATIONAL ) dimana waktu itu aku belum jadi Direktur utama , masih menjadi Manager marketing. Aku dibawah koordinasi Pak Irvan .

Kedekatanku dengan pak giyanto mulai terasa karena kita sepaham banyak inspirasi yang sepaham yang aku miliki juga di milikinya , kepadanyalah aku bercerita siapa aku dan bagiamana aku sampai bisa seperti ini , aku hanya meminta kepada beliau untuk tidak usah bercerita ke lainnya aku hanya ingin merubah Sesuatu yang tidak mungkin akan nampak jadi mungkin.

ALIA FITRIYANTI ( 8 Februari 1983 ) ,

Perkenalanku dengan dia diawali dari Dunia maya, karena tugas dan tanggung jawabku sebagai manager marketing yang membawaku untuk menghadapi computer berlama lama menjawab order order perusahaan , mencari order dll , Internet adalah Pekerjaan sehari hari yang aku lakukan di Kantor , kadang jika jenuh aku lakukan di Warnet. Aku bisa berjam jam karena aku menjawab e-mail para buyer dan para pengorder .
Untuk menyelingi aku sering Menggunakan fasilitas MIRC dan Yahoo masenger , Aku hanya Iseng saja , jika serius aku tanggapi jika tidak aku diem saja. Setelah lama berchat ria aku diajak ketemu darat dengan Lia , ternyata dia anak UNNES , fakultas MIPA ,anak Pati jadi lebih mudah untuk bergaul , setelah lama bergaul ada signal signal saling jatuh Cinta , Jujur aku sebenarnya Tidak pernah mengungkapkan Cinta ke dia namun Signyanya jelas dia butuh akan cinta akhirnya ku coba berbicara ternyata benar benar bisa berhasil , namun perasaan ini tidak seperti pertama kali aku mengenal Cinta entah karena apa aku bisa sperti ini , atau karena bertambahnya Usia aku bisa mengontrol perasaanku ? tidak tahulah yang jelas aku merasakan beda ketika aku pertama kali jatuh cinta , karena cinta kali ini tidak sekuat cinta pertama kali aku kenal NINIK.

Berbagai Ujian aku berikan Kedia apakah dia serius atau tidak , dari sikap cuekkku , sikap tidak perhatianku , seolah olah aku Nyeleweng dan tidak memperhatikannya , karena kau tidak perah mengenalnya secara langsung sebelumnya. Tetapi dia benar benar wanita Sabar dengan setianya dia menunggu sampai aku kesal , dan sebel sendiri , benar benar wanita yang tangguh mengahadapi ujianku , Tidak bisa aku pungkiri dia wanita yang serba Perfect serba segalanya , pengetahuannya yang luas , Dinamis , tetapi juga kadang kadang manja , Yang terpenting bagi dia adalah Komunikasi terjalin Lancar .

Awal 2003 Adalah awal dimana Pak sugiyanto dan pak irvan mulai berbeda pandangan mengenai Perdagangan dan Investasi perusahaan , aku yang tidak tahu menahu mengenai awalnya terlibat didalamnya aku semakin terseret kedalam permasalahaan yang tidak aku pahami .

Akhirnya aku coba menjadi “hakim” yang baik bagi semuanya mana yang benar mana yang salah aku pikir , akhirnya aku mulai paham pokok permasalahannya pak irvan tidak ingin menjadi orang Nomer 2 dia ingin menjadi Orang Nomer satu di perusahaan , Sebenarnya aku tidak menjadi masalah karena aku gabung dengan perusahaan ini hanya bermodalkan Dengkul beneran karena aku tidak punya modal untuk Setor saham dan biaya lainnya , namun Pak sugiyanto selalu membela ku dari mengadakan falitas Kontrakkan , fasilitas kendaraan dan tunjangan lainnya , asal tahu saja aku di Dwijaya abadi tidak pernah di gaji , karena aku tahu ini dalam tahap membangun butuh orang orang yang punya intensitas tinggi seperti aku dan pak sugiyanto , tetapi kelihatannya pak irvan tidak setuju Batas kemarahan pak sugiyanto adalah ketika di Sepeleka oleh Pak irvan , Akhirnya semua sepakat membuang Pak irvan ke luar perusahaan dan di rombak managementnya , Aku dinaikan Di Dir Ops , mas agus di Dir Ut , dan istrinya mas Tono di Dir Keu, pak Koestor dan pak sugiyanto sendiri di Komisaris.

Sehingga parktis aku mewarisi management pak Irvan yang Amburadul sungguh pekerjaan Berat yang aku Lakukan , tanpa Gaji tanpa , Tunjangan Operasional aku tetap bekerja melayani Order order perusahaan dalam tahap Negosiasi .

Praktis dengan Jabatan baru aku pun tersita untuk itu , hampir pasti jika LIA telpon ke aku pasti tidak pernah di tempat dari pergi ke Jakarta – Surabaya –makasar – balikpapan sampai ke Singapore lagi, semuanya dalam rangka menegosiasi semuanya .

Awalnya LIA paham intensitas perusahaanku yang sedang dalam tahap permulaan , namun lama kelamaan dia merasa terabaikan Juga , sering terjadi pertengkaran pertengkaran yang tidak tahu dimana ujungnya ,sering uring uringan sendiri , marah marah tanpa sebab jika aku tidak datang lebih mengutamakan Tugas perusahaanku dari pada apel setiap minggu,

Akhirnya kita bertemu untuk membicarakaan ini aku hanya memohon kedia jangan seperti anak kecil pekerjaanku ini berat sekali amanat dari orang lain. Dalam usia relative Muda aku harus memangku perusahaan yang baru berdiri dengan partner orang tua orang tua yang sudah berkeluarga membuat aku terpacu dengan sendiri kedewasaanku , sehingga membuat LIA binggung kok Bisanya AKu berubah yang dulu suka saingan sekarang lebih banyak Mengalah ,yang dulunya suka menguji sekarang lebih banyak teruji , yang dulunya agamanya kurang sekarang tambah rajin , ada apa dengan ku ? begitulah Pikir LIA .

Ujian yang di berikan LIA ke aku Aku anggap enteng di minta untuk berbicara beramah tamah dengan keluarganya di pati , aku di hadapkan oleh Ayahnya , Ibunya , Budenya yang rata rata Guru ,dan kerabat lainnya , Syukurlah pengalamanku bergaul dengan Mereka mereka yang di Perusahaan menambah Wawasanku mengenai Keluarga .

Aku suruh bercerita keluarga ku latar belakang pendidikan , dan lain lain , aku jawab apa adanya , aku berasal dari pati , ayah ibuku masih ada dan saat ini “mungkin” ikut kakaku dan sampai saat ini aku belum bertemu dengan mereka di karenakan Prinsip yang sudah aku Ukir di jiwaku tidak akan Pulang sebelum semuanya Terbanyar Lunas penderitaan Ibuku yang aku Lakukan , meskipun aku tahu itu bukan Ulahku minimal mereka aku lah Biang Keroknya.

Untunglah orang Tua LIA tidak mempermasalahkan latar belakangku yang memang aku tutupi kebobrokannya yang tidak mungkin bau busuk itu aku ceritakaan ke orang lain .

Bahasa, Pengetahuan apa saja aku bisa imbangi latar belakang mereka sebagai pendidik tak kurang satupun dari Alpha – betha aku layani dan membuat mereka semakin Supel ke aku sehingga mereka menganggap aku seperti anak sendiri.karena Aku tidak pernah membedakan bayu ( adiknya LIA ) sebagai adik ku juga .

Hari hari aku isi dengan kesibukan di Kantor dan kesibukan di telponi LIA , Pokoknya dia sering memberikan nasehat , kadang minta ketemu di kantor atau di Kosnya dia di UNNES . Jika aku sempat aku pasti kesana jika tidak yah aku telpon aku tidak bisa kesana.

Semakin Hari semakin banyak pekerjaan yang aku kerjakan , LIA pun sibuk dengan Persiapan KKN nya , sementara Akhir 2003 Aku Dapat undangan oleh Dr.Syahrir Imanudin ,ph,D mantan Boss ku dari Singapore , Dia memberikan aku tiket PP Jakarta – Miami , Tahu tidak punya Paspor dan KTP pak sugiyanto memasukan aku dalam daftar kerabatnya , sehingga memudahkan aku membuat paspor di Imigarsi semarang , akhirnya Aku dan pak Giyanto berangkat ke Florida USA ketemu Mantan Bossku tersebut , selama 6 bulan kami ikut pelatihan Bussines and management yang di selenggarakan EEITC ( Euro Exhibition International Trade Center ) dan mengantongi Sertificate Trainer , Balik dari Sana aku temui LIA , serasa ingin memberikan Hadiah ,

Ternyata bukan sambutan tetapi malah Dampratan , amarah karena aku berangkat tidak bilang bilang , Padahal aku sudah titip surat kalau aku akan ke Florida tetapi LIA keburu sudah KKN yah sudah aku titipin surat itu ke temannya. Enggak percaya yah sudah , susah kalau menjelaskan kalau masih Emosi.

Pertengkaran enggak bisa di Hindari , dari pada pusing pusing aku tinggal aja biarkan keesokan harinya aku telpon.

Pagi hari dari kantor Aku telpon dia jawabannya Simple , kenapa enggak pernah kasih kabar lagi enggak pernah dating atau kirim e-mail selama di sana dll. Aku jelaskkan semuanya tidak yang kamu bayangkan Hidupku telah di atur dan di kendalikan system yang beranama BALAS BUDI , Begitu besar budi yang di tanam pak Sugiyanto ke aku sehingga tak kuasa aku untuk lepas dari nya dan tak pernah terpikirkan , tanpa dia aku tidak ada apa apanya , ingat aku hanya seorang gelandangan yang kebetulan di jadikan Saudara oleh Pak sugiyanto karena sikap Familiarku maka mereka (keluarga Sugiyanto ) menyenangi sikapku, akan kah aku bunuh sikap seperti ini lantaran aku mencintai gadis yang Idialis seperti LIA ? apa aku salah menggapai keduanya dalam waktu bersamaan? Atau kah aku salah terlalu bermimpi ada seorang gadis yang mau menerima kondisi ku apa adanya ? berlebihankah hanya aku meminta jangan tekan aku dengan kondisi yang kamu miliki ? tidak kah terlupakan oleh aku dan LIA bahwa sanya aku Bukan mahasiswa yang setiap hari bisa menemani mu jalan jalan belajar dan lain lain? Tidak semuanya yang bernilai Tinggi akan terasa hampar dan tampak gersang manakala kita terjangkit penyakit dendam , amarah , benci sebel, mau menang sendiri dan tidak mau mencari solusi…

Kondisi itu lah yang membuat aku dan LIA mengambil jalan masing masing , Tidak pernah terbayangkan olehnya bahwasanya alasan yang aku kemukakan ada yang janggal , aku yang biasanya bisa memaafkan kenapa sekarang tidak bisa memaafkan sedikit kesalahaan ? bukan itu permasalahannya LIA , permasalahaanya adalah aku terlalu sayang dan sangat cinta dan aku tidak ingin Dirimu terluka terlalu jauh karena aku , Kondisi yang membuat aku harus memilih melepaskanmu karena aku tahu aku tidak akan mungkin bisa membahagiakan dirimu dengan Kondisi rasa hutang budi yang tidak terkira nilainya, sedangkan Tuntutan pekerjaan mengharuskan aku bekerja siang malam dan keluar kota , ini dangat terbalik dengan tuntutanmu yang setiap waktu ingin di temani , sungguh keputusan dilemastis , andai aku seorang mahasiswa mungkin tuntutan “dengan senang hati” aku turuti namun sayang aku bukan seorang mahasiswa aku seorang pekerja yang bekerja menggunakan hati dan nurani…….sulit rasanya memenuhi permintaan itu .

Akhirnya pertengahan September 2004 aku memutuskan untuk konsentarsi ke Perusahaan yang akan semakin Tumbuh Besar dengan jaringan network yang tinggi….

KINI……

Aku yang Kini sudah sangat berubah dengan aku yang 4 tahun lalu , teman teman di perusahaan amat sayang denganku , Mas tono memberikan Fasilitas Motor dan Mobilnya untuk perusahaan , uang kas dll , Pak Giyanto menyumbangkan Pikiran tenaga dan operasional perusahaan , yang aku selaraskan kerja kerasku selama ini, pak Koestor dan mas agus memberikan sumbangan kantor dan Fasilitasnya .

Tidak banyak yang tahu alasannya kenapa aku mau mengabdi di PT.DWIJAYA ABADI INTERNASIONAL ? bukan lantaran hanya budi pak giyanto saja , namun ada satuhal yang harus aku jelaskan di sini , Ayah Ninik mempunyai Istri Muda lagi , sehingga antara istri muda dengan Istri tertua pasti terjadi gesekkan saling kepentingan , nah alasanku kenapa aku mau mengabdi disini adalah Karena PAK KOESTOR , pak koestor memiliki istri kedua yang selalu di tekan pihak pertama , padahal dari perkawinan anak pertama pak koestor punya 2 anak ( Mas agus kurniawan dan adiknya Lupa namanya ) dan istri ke dua punya 2 orang anak juga yang masih kecil . Seandainya Aku jadi anak kecil itu bagiamana rasanya tidak mengenal ayahnya? Bagaimana tidak bisa memiliki rasa sepenuhnya seorang ayah dan itu pernah di alami oleh NINIK , Demi menebus Dosaku pada NINIK dan keluarganya aku Bantu anak Pak Koetor yang punya kemiripan kasus dengan NINIK , semoga Tuhan melindungi jalanku memperjuangkan sebuah Harga diri martabat , ini bukan masalah aku pernah memiliki NINIk tetapi ini masalah Cinta Kasih seorang anak , ayah dan ibu, Cukup aku yang terbuang dari keluarga jangan ada yang lain termasuk anak pak Koestor komisaris perusahaan PT.DWIJAYA ABADI INTERNASIONAL.

Entah lah apa yang terjadi terhadapku , yang jelas aku pernah di beritahu seorang mengenai kepribadianku yang suka Memiliki Sisi Manusiawi Yang Besar, Penuh Cinta, Praktis, Suka Mengkhayal.

Aku kaum yang ekstrim, sensitif dan lain dari yang lain. aku ingin melakukan segala sesuatunya dengan baik tetapi hal ini sulit sekali, karena aku juga harus selalu mendengarkan kata hati ku tentang hal-hal yang benar & salah.

Mungkin aku penuh pesona, humor dan simpati bila berhadapan dengan orang lain sehingga menerima banyak pertolongan dari orang lain.

Aku butuh suatu wadah untuk mengembangkan bakatnya sehingga aku merasa sangat bahagia. aku akan frustasi bila terjebak dalam rutinitas dan aku mudah percaya janji-janji yang diberi oleh orang lain, tanpa berpikir panjang.

Mungkin juga aku pandai dalam hal memainkan perasaan. aku menjadi sangat sensitif terhadap apa yang dipikirkan dan dirasakan orang lain, dam menjadi sangat mudah marah tanpa alasan yang jelas. Ini membuat orang lain sulit menebak perasaan ku.

Barangkali aku pandai membujuk, senang bila pekerjaannya dihargai orang lain, bila tidak maka ia tidak akan mengerjakan tugasnya dengan benar. Aku senang pada hal-hal yang bersifat hiburan dan bersedia menjadi tuan rumah dari setiap peristiwa atau pertemuan. AKu terlihat malu dan tertutup namun padahal tidak. Bila Aku merasa nyaman dengan sekitarku, maka aku tidak akan ragu untuk mengambil alih.

Barangkali juga Aku cenderung menjadi pasangan yang penuh gairah, peduli pada kebutuhan pasangannku dan ingin menyenangkan pasanganku . kata orang Aku ahli membuat situasi menjadi terbalik dan mudah memanipulasi pasangannya. Aku paling sulit dimengerti, terutama bila itu menyangkut urusan percintaan. Aku sering melakukan sesuatu yang berlawanan dengan perkataanku . barangkali aku perayu yang hebat dan penuh ide-ide baru yang sulit untuk ditolak dan dilupakan.

Begitu lah aku pernah di beritahu seseorang tersebut mengenai aku ,

Wisni Lebdaningsih ( 16 januari 1983 )

Banyak kenangan manis yang pernah aku lalui bersamanya akan tetap aku kenang apalah kenangan manis ? , tetap lah untuk di kenang dan tidak untuk di ingat . seperti halnya aku , Sikapnya yang selalu mempentingkan keluarganya yang membuat aku bingung , apakah aku harus memahami dia terus? Apa aku harus teru menerus memahami sikap dan kondisinya? Sedangkan kondisiku saja dia tidak memahami , sikapnya yang over protection terhadap aku justru membuat aku kehilangan simpati dan segalanya , segala yang dia minta aku coba memenuhi , suatu ketidak adilan bagiku , yah karena perbedaan usialah yang menyebabkan cara pandangnya berbeda denganku .

Dia lupa bahwa Aku manusia yang di ciptakan yang memiliki Perasaan dan nurani. Ketika aku serius untuk menuntut ke jenjang pernikahaan Dianya malah masih bimbang dan ragu .
Yang tidak habis pikir kenapa setelah baca Resume dan aku berbicara apa adanya dia malah menjauh dan akhirnya mengatakan ke aku kenapa dia bersikap matre? Yah yah aku lupa hampir semua wanita mendambakan seorang laki laki yang mantap , keinginannya hanya satu ingin membahagiaakan orang Tuanya dengan tidak salah pilih , tetapi justru pemikiran seperti itu yang membuat dia menjadi Ambisius , harapan yang terlalu jauh di lambungkan ke aku yang aku tidak bisa menjeput impian tersebut …. Aku tidak speerti yang di kiranya .

Kini di antara ketidak pastian maju atau mundur dirinya aku mengambil sikap yang sangat tegas bagaimana pun juga manusia Hidup perlu kepastian , perlu jawaban pasti atas sunnatullah yang di berikan Tuhan ke aku , maka aku secara ikhlas dan pribadi menyatakan mundur karena aku yakin jika sebuah perkawinan yang di landasi sebuah Ambisius dan tentu juga harta dan kekayaan akan berujung di persimpangan jalan ……

Aku sudah meyakini diri aku tidak seperti yang dia harapkan karena terlalu kecil di hadapan Illahi.

Kemarin , hari ini , esok dan lusa adalah Denting kepedihan yang tidak terkira apa yang terjadi karena hanya titian kehidupan yang terus bergulir….

Biarlah hari hari berlalu menetukan apa yang di kehendakinya , harimau tidak akan mendapatkan mangsa bila tidak keluar dari sarangnya dan Anak panah tidak akan mengenai sasaran jika tidak lepas dari busurnya .
Jadilah diri ini ( lalai-lalai) pelupa yang tabah dan memiliki pekerti yang pemaaf dan memenuhi Janji

Percayalah wahai Nurani rejekimu tidak akan berkurang dengan kehati hatian dan kepayahaanmu tidak menambah rejeki yang telah di tetapkan….

Bagaimanapun Bintang akan tetap menari…. Bagaimanapun Aku tetap di bawah Bintang dan bagaimanapun Daun daun akan gugur pada musimnya

Bagaimana pun kehidupan akan bergulir………………terus dan terus
Maka biarkanlah bintang menari di kehidupan ini apa adanya........................