BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

18 April 2009

True love....

Pernah marah sama Tuhan
Buat apa punya nyawa
kalau tidak ada harapan

Buat apa punya tangan
kalau untuk menggempalkan rasa amarah

Buat apa punya hati
kalau di dalam ia membeku

Buat apa punya mata
kalau hanya menangisi kepedihan

Buat apa punya hidup
kalau tidak ada semangat

Buat apa ada Kamu
kalau banyak yang menderita


True love

If you are blue
I'll take the color and paint the sky
I'll turn your sad cry into a wonderful lullaby
And I'll hang your tears above so high
So they'll become the shiniest stars
Then softly I'll whisper to you
Baby, I truly love you.

Demi 1000 Bintang

Hari ini kulihat gemerlap bintang_MU
dan aku yakin ia pun akan meninggalkanku
setelah dengan tulus membawa cahaya_MU

Tuhan..kutersesat sendiri digurun sahara_MU dimalam gelap dan sunyi
Menempuh perjalanan menuju_MU duduk termangu

kulihat bintang-bintang_MU
ada yang berpijar jelas ada yang berkedip nakal
langsung terpesona aku dengan cahayanya

dimalam yang gelap dan sunyi apalagi yang menarik hati selain bintang-bintang_MU
walau bintang kadang datang kadang menghilang
bahagia mereka pernah menemaniku

berhari-hari berbulan-bulan bertahun-tahun selamanya
aku selalu merindukan bintang-bintang_MU

26 March 2009

Hidup bagaikan air..

Sayang....

Kehidupan bagaikan air..
Yang Jalan menyusuri sungai
Ia akan terus berjalan
Tanpa arah dan tujuan..

Sayang...

Dan air itu tak tahu arah dan tujuan
Dia akan terus berjalan menyusuri sungai
Dan Hingga suatu saat nanti
Ia akan menemukan dimana ia Harus Tinggal

Sayang...

Dan begitu pula alur Kehidupan ini
Kita menghadapi susah dan senang
Dan hingga suatu saat nanti kita menghadapi Hidup dan mati..

Sayang...

Daun tidak akan jatuh dari tangkainya jika tidak ada kehendak dari Tuhan
Dan Kehidupan tidak akan berhenti tanpa ada perintah dari NYA

Sayang...
Biarkanlah Kehidupan ini mengalir seperti adanya...
Biarkanlah Cinta kita lepaskan seperti air
Biarkanlah Sayang dan rindu kita kita lepaskan...
kelak suatu saat kita akan menyatukan rasa rindu , cinta dan asa kita
di tempat yang telah di tentukan oleh Kehendak NYA..

Bintang Ariya Narendra

20 March 2009

Oh Bintangku...

Pernah ada rasa cinta antara kita
kini tinggal kenangan
ingin kulupakan semua tentang dirimu
namun tak lagi kan seperti dirimu

oh bintangku

jauh kau pergi meninggalkan diriku
disini aku merindukan dirimu
kini kucoba mencari penggantimu
namun tak lagi kan seperti dirimu

oh kekasih

jauh kau pergi meninggalkan diriku
disini aku merindukan dirimu
kini kucoba mencari penggantimu
namun tak lagi kan seperti dirimu

oh kekasih

pernah ada rasa cinta antara kita
kini tinggal kenangan
ingin kulupakan semua tentang dirimu
namun tak lagi kan seperti dirimu

oh bintangku

jauh kau pergi meninggalkan diriku
disini aku merindukan dirimu
kini kucoba mencari penggantimu
namun tak lagi kan seperti dirimu

oh kekasih

15 March 2009

Sepucuk Surat Buat Anak ku...

Guratan wajah yang semakin tua menambah renta..
Jemari lentik yang dulu gagah memangku semakin goyah..
Tulang yang konon seperti besi kini rapuh
Karena Usia yang semakin Senja...

Anakku...
Lihat lah cakrawala yang tergores pelangi...
indah , semu , tapi menyejukkan hati..

Anakku...
Usaplah air mata mu di pagi hari
Maka engkau akan menjumpai ayahmu...

Yah..
Ayahmu yang kini bagai Bintang di Ufuk selatan..
Ayahmu yang kini selalu di hati mu...

Sepucuk CInta Untuk mu...

Aku diam dalam 1000 bahasa...
aku hening dalam kesepian...
Asa ini sudah hilang dalam gulita..
Tak ada lagi yang tersisa...

Kesedihan ini adalah rantai pena cinta
Lantaran pasti ada sebab....
kerna itu lah sunatullah .....
Hidup adalah putaran jiwa yang mengembara..

Entah apa yang dapat ku persembahkan
Kepada mu tatkala jiwa jiwa ini menjemputmu..
Hanya satu kata, kutitipkan pada bayu
Sepucuk Cinta untuk mu...

17 December 2008

Sepenggal cerita ........

Wanita yang senantiasa menunggu ku adalah Ibu..
yang senantiasa menanti kepulanganku..
yang selalu terpatri di depan pintu..
yang paras terkikis layu...

Wanita yang selalu menungguku adalah Ibu
yang senantiasa mengganti baju lusuhku
yang selalu membuka sepatu kerjaku
yang selalu membelaiku setiap waktu

Wanita yang selalu menungguku adalah Ibu
yang setengah abad tegar laksana batu
yang selalu setia menghampiriku
yang tak perna lelah hadir dalam tidurku

Sepengal cerita ...
Sosok wanita
dia adalah Ibu..

Senandung Duka..

Antara dua samudra kita terpisah
Cinta berpadu dalam sangsi
Hingga kita mencari bukti
Tentang arti sebuah cinta yang hakiki

Pada siapa ku aduhkan dukaku
Ketika cinta bukan lagi milikku
Bukan kah hanya pada- Nya ?
ALLAH Yang Maha Esa

Begitu sulit jalan yang aku lalui
Bila cinta memang perlu pengorbanan
Haruskah perpisahan jadi penyelesaian ?
Itu pilihan yang tak pernah ku pilih

Tapi biarlah kasih, tersenyumlah kita
Menerima keputusan dan kehendak- Nya
Sambil terus berdo'a semoga bahagia
Jadi milik kita
Selamanya.....

16 December 2008

MIMIPI ITU ADALAH PELITAMU......

Tatkala Senja Meninggalkan Kesunyian .....
Tatkala Malam berselimutkan Rembulan......
Tatkala Mimpi bersiap siap Meningalkan Peraduannya...
Takala Dirimu dalam rengkuhanku.......

Bukanlah Mimpi yang aku tawarkan melainkan Sebuah realita....
Bukanlah Kesengsaraan kan kuberikan melainkan Keikhlasan......
Bukanlah Kesempurnaan yang aku banggakan melainkan Kelemahaan....
Bukanlah kecantikan yang aku sayangkan melainkan serpihan Kasih sayangmu....

Dan Dedaunan Jatuh berguguran diterpa semilirnya sang bayu....
Begitu juga Runtuhnya tirani Mimpimu.....
Mimpi tetaplah Mimpi yang mungkin tidak akan terjadi....
Jangnlah buka matamu jika kamu takut menghadapi kejamnya Dunia....

Karena Asa yang terpendam Kita merajut kasih ....
Karena Illahi menyinari .........
Karena Mimpi yang tak terpendam Kita takut Menghadapi
Karena Hati merasa ragu.....

Biarlah sang waktu mengubur kelammu , dan menjemput asa di tanganku.....
Biarlah hari hari meniup padam Pelitamu , akan aku hidupkan dian yang tak kunjung padam...
Biarlah Rintangan dan hadangan di depan , akan aku Jemput Kekasih hati...
Biarlah perbedaan aku kubur dengan Asma Allah, Keridhoan , Keikhlasan dan percikkan Hati Nuraniku............

Bukan Benci yang akan aku tuai dalam badai...
Namun benih Cinta yang aku tanamkan
Semoga kelak Benih itu menjadi subur disiram dengan kerinduan nan Hangat...
Cinta tetaplah cinta karena Cinta datangnya dari Sang pencipta... yang kelak akan lebih harum dari pada Harumnya bunga....

Biarlah Asaku memayungi Mimpimu...
Biarlah Hati menjadi Lautan kasih untumu...

Kelak dimasa yang akan datang Aku kan datang menanyakan satu Kata yang kan terucap dari Lelaki Miskin ini....
"Dengan cara apa aku harus menjadikan dirimu Istri untuk Masa depanku...."?

Sang bayu, awan, Bintang dan seminya Bunga menjadi saksi kata yang kan engkau ucapkan...

Karena Mimpi itu adalah Asa dan Pelitamu..........

TIDURMU ADA DI HATIKU.....

Kenapa mata terpejam ketika Tidur?
Kenapa Keindahaan hanya ada di depan mata?
Kenapa Kemasyuran Dunia ada di Cakrawala mata?
Kenapa Kita terpejam padahal semua kenikmatan dunia ada di depan Mata ?

Biarlah Alam Semesta Melupakanmu .............
Biarlah Mata Dunia Menelanjangimu ...............
Biarlah Mulut Semua orang memfitnahmu...........
Biarlah Telinga Orang Memperguncingan kejelakanmu....

Engkau Hancur karena Dunia tetapi tidak untuk Di hancurkan........
Engkau Khilaf karena kenikmatan tetapi tidak untuk Di khianati .......
Engkau Lupa dimana tidurmu tetapi tidak untuk di Lupakan......
Yang kemarin kita Pahami....
Hari ini di Mengerti ............
Esok di Sikapi.................

Adanya Hidup karena kehendak yang Maha Suci....
Mengalirkan Hidup semata untuk tuntutan Illahi......
Rasa Cinta sejati muncul dari cinta Kasih NURANI....
Maka Belajarlah Pada Hati NURANI...

Kasih...
Jikalau Engkau di lupakan Semesta,Dunia,Orang sekitarmu...
Bersyukurlah , Karen Lidah tidak banyak Mencercamu , Mulut tidak banyak mencelamu
Tak ada orang yang dengki kepadamu dan tak banyak mata yang memandangmu
serta Menjatuhkanmu...

Biarlah Hari ini , Esok , Lusa Tidurmu Di hatiku...
Biarlah hidup mengalir seperti yang di kehendaki menuju Titihannya...
Biarlah Detik ini Tidurmu bersama Sekeping Hatiku....
Biarlah Masa lalumu TIDUR bersama dengan KEIKHLASANKU....

Biralah Semua tidur di Hatiku......

SAAT BINTANG MEREDUP.........

(sebuah realita Hidup yang aku alami )

Bukan karena ku berubah lemah,
Saat aku menangis di pangkuanmu ibu Bukan pula ku jadi pengecut,
Saat aku adukan semua kesal dalam dadaku Bukan pula ku tlah munafik,
Saat aku tak mampu jadi pahlawan...

Benar apa yang dikatakan Ibuku dulu , tak selamanya pahlawan berkubang dalam keemasan di setiap detik hidupnya. Bahkan mungkin hanya ada satu momen besar dalam hidupnya. Sisanya... berkisar kesedihan, jatuh, tertekan atau mungkin hidup yang datar saja.

Karena itulah manusia. Hamba yang diciptakan Allah penuh dengan keluh kesah dalam hidupnya. Bila ujianNya berhasil dilalui layaklah dia menjadi bintang, atau paling tidak tergores namanya di sudut-sudut langit.

Mungkin kita Dengan lentik-lentik jemari yang menari diatas tuts keyboard komputer, bisa merayu manusia menuju kebaikan, mampu megobarkan semangat jihad para pejuang, bahkan dapat pula meruntuhkan jiwa-jiwa pendosa. Tapi, suatu ketika kelak mungkin, dalam hidup kita , hamba hadir cobaan hingga jiwa yang begitu tinggi di mata pembaca menjadi lemah di hadapan seorang teman sejati. Naifkah?

Apakah kita hendak mengukur kehebatan pahlawan dari sisi manusianya? Bila kita memandangnya sebagai manusia, itu adalah sebuah kewajaran karena manusia adalah seorang hamba. Seorang yang kadar keimanannya bisa naik bisa turun.

Apakah kita hendak mengukur kehebatan pahlawan dari sisi ilmunya? Bila kita memandangnya sebagai seorang ulama, itu adalah sebuah kewajaran karena ulama adalah manusia. Makhluk yang bernama manusia yang adalah seorang hamba.
Dari sisi manapun pahlawan adalah manusia, hamba yang penuh dengan sisi-sisi kekurangan yang di bekali Allah Subhanallahu Wa Ta'ala sebagai saudara dari kelebihan. Begitu pula dengan kadar keimanan makhluk yang jiwanya ada diantara jemariNya, mudah berubah.

Lalu, saat kita hendak mengadili bintang karena sinarnya yang tak lagi terang, sebenarnya sudah adilkah kita hingga pantas untuk mengadilinya?

Saat cahaya bintang itu meredup mungkin kabut terlalu tebal melingkupinya hingga dia perlukan pundak seorang sahabat untuk meluruhkan mendung dalam hatinya.

Ataukah bintang itu sebenarnya hanya butuh waktu bertapa sejenak dari kebisingan dunia hingga jiwanya kembali tersucikan setelah khalwat dengan pemilik cahaya abadi. Barangkali bintang itu sebenarnya ingin mengungkapkan semua rahasia tapi malu karena dia adalah bintang, hingga hanya goresan-goresan kalimat tidak jelas menghiasi buku hariannya.

Di balik itu dalam Al-quran disebutkan bahwa setiap muslim adalah bersaudara. Atau ada ungkapan di balik lelaki yang sukses ada seorang istri yang hebat. Intinya semua hasil tidak bisa terwujud hanya karena satu, diri. Apalagi tanpa melibatkan pemilik semesta. Selain Allah Subhanallahu Wa Ta'ala, tempat memohon pertolongan dan berharap, hamba butuh seorang teman sejati yang mengingatkan ke mana harus berjalan menuju tempat pelabuhan hakiki. Sahabat sejati itu adalah suami/istri, orang tua, sahabat ........

Merekalah penyelamat saat bintang yang tak mampu berdiri sendiri, saat lelah menyapa hingga saat kesedihan membunuhnya. Merekalah jiwa-jiwa yang diturunkah Allah sebagai Tangan-tanganNya yang penuh kasih.

Maka diantara Sejuta Bintang di angkasa yang di taburkan Oleh Allah SWT hanya satu bintang yang akan bersinar terang benderang menjadi "Bintang dilangit" dan satu penyangga sinarnya .....

..........bukan karena apa ataukah apa , hanya saja ini adalah masanya....

Padang Savana Kehidupan..

Berpergian maka kau akan mendapatkan ganti dari orang yang kamu tinggalkan berusahalah ,sesungguhnya kau dalam kehidupan adalah keberhasilan dalam usaha

- Ibarat genangan air akan merusaknya bila mengalir maka akan banyak manfaatnya dan bila dak mengalir akan busuk.

- Singa-singa bila tak keluar dari buminya tak akan mampu menerkam mangsanya dan anak panah bila tidak meninggalkan busurnya tak akan mampu mengenai sasarannya

- Emas murni laksana debu berserakkan di tempatnya dan kayuGaharu di buminya hanyalah kayu bakar biasa saja

- Bila kayu tersebut berkelana maka akan berharga mahal dan emas murni mengembara maka jadi emas perhiasan yang sangat mahal harganya

- Biarkanlah hari-hari berlalu melakukan apa yang di kehendakinya ,tenangkanlah hatimu apabila Qodho telah di putuskan.

- Janganlah megeluh karena peristiwa di malam yang kelam ,tak satupun peristiwa di dunia itu akan abadi

- Jadikanlah dirimu lalai – lalai yang tabah menghadapi segala cobaan .dan usahakanlah dirimu punya pekerti yang pemaaf dan memenuhi janji

- Rizqimu tidak akan berkurang dengan kehati-hatian dan kepayahanmu tidak akan pula menambah rizqi yang telah di tetapkan

- Bagaimanapu kehidupan itu akan bergulir terus dan terus…………………..

- Kalau aku miskin ,aku tetap bersyukur sebab aku tekah terlepas dari penyakit jiwa penyakit kesombongan yang banyak menimpa orang banyak,aku akan tetap beryukur karena tiada orang yang akan hasut dan dengki kepadaku ,lantaran kemiskinanku

- Kalau aku dari golongan biasa aku tetap akan bersyukur karena lebih baik aku menjadi pangkal kemuliaan istri dan anak-anakku

- Kalau aku punya sahabat,aku akan tetap bersyukur ,itu tandanya aku di hargai orang lain

- Kalau aku sakit aku tetap beryukur karena sudah terbukti aku adalah mahkluk lemah

-Kalau aku di lupakan orang ,aku tetap bersyukur karena lidah tidak banyka mencercaku,mulut tak banyak mencelaku tak ada orang yang dengki padaku ,tak banyak mata memandangku dan menjatughkanku…….

- Kalau kawanku berkhianat ,aku tetap bersyukur itu tandanya ia telagh memberikan jalan yang lapang buat diriku

- Kalau aku mencintai dan di cintai seseorang aku tetap bersyukur ,itu tandanya hidupku sangat berharga dan diperhatian orang lain

- Kalau aku mempunyai musuh bersyukurlah musuh-musuhmu adalah tangga untuk mencapai kedudukan yang lebih tinggi

- Kalau cintaku tak terbalas aku masih bisa bersyukur karena sesungguhnya orang yang menolakmu akan jatuh kasihan dan ingin kembali kepadaku setelah jatuh dari matanya cinta yang lebih tinggi derajatnya daripada cinta lantaran hawa….

-Terpencil jauh membawa keuntungan insyaf ,kebencian meruncingkan cita-cita dan membersihkan perbuatan sehingga lantaran itu hati akan bersih laksana bejana kaca yang berisi air suci Yaitu air kekal yang di anugrahkan tuhan dengan itu kamu akan memperoleh juga kelak tempat merupakan “cinta” itu kalau tak ada pada insan akan ada yang lebih besar daripada insan

M U S A F I R

Aku tak mengerti kenapa aku benci dendam dan juga marah namun tak tahu apa yang harus aku dendami dan aku marahi......
Kadang ada rasa benci, hina kotor dan sekaligus sayang terhadap kehidupanku sendiri.....

Aku adalah seorang Musafir , Yah musafir ………….

Kelahiranku adalah awal perjuanganku dan kematianku adalah akhir perjuanganku hanya sebuah bekal yang akan aku bawa dalam perjalanan ini.....

Hingga pantaslah aku adalah sekumpulan debu yang menjijikan yang di terbangkan angin di halaman rumah Tuhanku yang kini aku bangun dari puing-puing yang telah lama di runtuhkan oleh kekejaman Zaman ini.....

Usahlah engkau menangisi aku, pejamkanlah matamu dan anggaplah ilusimu.....

Tangisanmu tak akan membuat keadaan semakin baik dan penyesalanmu tak akan membuat keadaan Akan Berubah.....

Kemarin,hari ini, esok dan lusa adalah denting kepedihan yang akan terus ada sepanjang kehidupan manusia......

Jadilah lalai lalai yang tabah manakala Qodho di tetapkan dan Qodhar di gariskan……..
Rejekimu tak akan berkurang dengan kehati hatian dan kepayahanmu tak akan menambah rejeki yang telah di tetapkan.....

Sudahlah aku hanya seorang musafir , baju yang aku pakai adalah baju pengelana Bukan baju sutra Serta perjalananku masih panjang sepanjang usiamu......

Jikalau Allah menghendaki kehadiranku kembali maka engkaulah Tujuan keduaku dan jikalau Tuhan tidak menghendaki maka engkaulah Titian kehidupanku.....

Harta aku tak punya rumah aku tiada hanya Padang dan illalang yang menjadi harta terpendamku.....

Aku hanya musafir yang kebetulan sejenak mengenal cinta dan singgasana kasih dan sayangmu , namun kini aku harus pergi meninggalkanmu......

Hanya padang dan illalang yang masih setia menemani keterpurukanku dalam perjalanan hidup ini.....

Mereka lebih mulia dari pada emas yang di berikan para raja ……..

Selamat Tinggal Kekasihku aku titip Padang Illalang , kerena merekalah sahabat dan juga kerabatku.....

Hanya Illalang yang setia menjadi alas tidurku di temani sang rembulan sebagai selimutku....,

Kutitip padang dan illalang yang telah aku singgahi.....

Pergi dan tak akan kembali itulah musafir…………

KIDUNG SUNYI PENJARA HATI...

Gugur bunga daun semusim.....
layu tertelan waktu yang bergulir...
tak kan ada smerbak kembang setaman walau hanya satu malam...


Daun - daun yang semampai , semampai bersama
angin.....
menerpa ranting ranting , sehelai rapuh di pukul angin yang berendam...

Dahan-dahan bergoyang di terpa sang bayu
berhembus semilir sepoi sepoi
mengelayuti mengurai pangkal akanan
melayang layang sehelai berguguran


senja senyap dikeheningan malam,
memecah sunyi dalam kegelapan
termenung hati dalam kedukaan pelita yang kian padam....


Rintihan kidung sunyi penjara hati kian membahana
menuturkan denting kepedihan...
bersama hatiku, berbisik berderai derai
rasa penyesalan yang tak kunjung padam....

semusim gugur dedaunan , tak kan kembali masa silam....
Detik demi detik melaju dengan derasnya tanpa mau pulang meninggalkan senja yang memerah ...

Teruntuk kasihku tersayang di nun jauh di pelupuk mata..

HIDUP ADALAH SURGA

Hidup adalah kumpulan hari, bulan, dan tahun yang berputar tanpa pernah kembali lagi, Setiap hari umur bertambah dan usia berkurang.

Hal itu berarti kematian kian dekat. Semestinya kita kian arif dan bijak menjalaninya, tetap dalam kesalehan, bertambah kuat akidah, semakin khusyuk dalam beribadah, dan mulia akhlak.

Pada puncak kebaikan itu lalu kita wafat, itulah husnul khatimah…..

Hidup ini tak ubahnya seorang musafir yang berteduh sesaat di bawah pohon yang rindang untuk menempuh perjalanan tanpa batas. Karena itu, bekal perjalanan mesti disiapkan semaksimal mungkin.

Sebaik-baik bekal adalah takwa ,Orang bertakwa adalah orang yang sangat cerdas. Ia tidak mau terjebak pada ''keenakan'' sesaat, tetapi menderita berkepanjangan.

Karenanya, ia mengolah hidup yang sesaat ini menjadi berarti untuk kehidupan panjang tanpa akhir nanti.

Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.

Hidup ini di bawah tatapan dan aturan Allah, Segalanya digulirkan dan digilirkan: hidup, lalu mati; kecil, akhirnya membesar; muda, lama-lama tua; dan muncul kesenangan, terkadang berganti kesedihan. Semua fana.

Tetapi, di tengah kefanaan itu, Sebaik baiknya manusia adalah orang yang paling banyak mengingat mati, lalu mempersiapkan hidup setelah mati.

Akhirnya, kita akan tahu, sadar, dan yakin bahwa hidup bukan untuk mati, tetapi mati itulah untuk hidup.

Hidup bukan untuk hidup, tetapi untuk Yang Mahahidup. Karenanya, jangan takut mati, jangan cari mati, jangan lupa mati, dan rindukanlah mati.

Mengapa?

Karena, kematian adalah pintu berjumpa dengan-Nya-- perjumpaan terindah antara kekasih dengan Kekasihnya. Maha suci Tuhanku

hidup ini adalah surga…………………………………………

DOA SANG BINTANG DI LANGIT……..

Allah ijinkan AKu berada diantara Hamba-Hamba pilihan-Mu
Yang ketika kudengar suaranya mengingatkanku akan panggilan-Mu
Yang ketika kulihat akhlaknya mengingatkanku pada akhlak Rasul
Yang ketika kulihat wajahnya mengingatkanku pada keteduhan saat berjumpa dengan-Mu

Yang ketika kudengar tangisnya mengingatkanku pada nikmatnya sujud menghadap-Mu
Yang ketika kulihat tawanya mengingatkanku pada canda Rasul bersama para sahabat nya
Bimbing AKu ya Allah untuk menapaki jalan yang panjang ini

Kasihku……..
Disebabkan oleh cinta kuurai benang kasih yang tersimpan didalam dada ini
Allah menjadi saksi atas cinta ini ………….

Karena cinta itu maka kita berjumpa, berjuang bersama membina ukhuwah dan sakinah , memadukan hati-hati kita yang hancur Lebur lekang di makan Usia ………

Hanya Allah yang mampu menyinari hati ini hingga tertawan padanya
Semoga hati-hati ini mampu berada dalam satu muara para kekasih yang engkau turunkan , para syuhada dan Hamba-Hamba pilihan-Nya yang telah memenuhi hati mereka dengan cinta sejati……..

Cinta yang jauh dari rasa kecewa dan rasa benci

Selamat berjuang Kekasihku untuk menapaki pengembaraan hidup ini
Semoga warna-warni kehidupan yang telah kita lukis bersama
menyadarkan kita tentang arti kehidupan bahwa hidup adalah perjuangan untuk menyusun jawaban atas sebuah pertanyaan ……………..

Allah tahu Adam begitu kesepian untuk menapaki hidup sendiri di dunia fana dunia maya ini , Maka ketika sang surya tenggelam di ufuk barat dan menyongsong malam yang di temani berjuta BINTANG DILANGIT , maka Demi Malam yang menyelimuti terlelapnya tidur Sang Adam Maka diambillah Tulang rusuk Adam untuk di sandingkan menjadi kekasih Sejatinya….

Kemarin , Hari ini, esok dan lusa adalah titian kehidupan yang terus berjalan menuju pencarian tulang rusuk adam yang hilang sebagaimana yang di titahkan Allah kepada Umatnya………….

DENGAN CARA APA KELAK KITA AKAN BERJUMPA WAHAI KEKASIH PILIHAN ALLAH ?“