Wanita yang senantiasa menunggu ku adalah Ibu..
yang senantiasa menanti kepulanganku..
yang selalu terpatri di depan pintu..
yang paras terkikis layu...
Wanita yang selalu menungguku adalah Ibu
yang senantiasa mengganti baju lusuhku
yang selalu membuka sepatu kerjaku
yang selalu membelaiku setiap waktu
Wanita yang selalu menungguku adalah Ibu
yang setengah abad tegar laksana batu
yang selalu setia menghampiriku
yang tak perna lelah hadir dalam tidurku
Sepengal cerita ...
Sosok wanita
dia adalah Ibu..
17 December 2008
Sepenggal cerita ........
Senandung Duka..
Antara dua samudra kita terpisah
Cinta berpadu dalam sangsi
Hingga kita mencari bukti
Tentang arti sebuah cinta yang hakiki
Pada siapa ku aduhkan dukaku
Ketika cinta bukan lagi milikku
Bukan kah hanya pada- Nya ?
ALLAH Yang Maha Esa
Begitu sulit jalan yang aku lalui
Bila cinta memang perlu pengorbanan
Haruskah perpisahan jadi penyelesaian ?
Itu pilihan yang tak pernah ku pilih
Tapi biarlah kasih, tersenyumlah kita
Menerima keputusan dan kehendak- Nya
Sambil terus berdo'a semoga bahagia
Jadi milik kita
Selamanya.....
Subscribe to:
Posts (Atom)




